Friday, October 28, 2011

Allah, izinkan aku melupakannya

Tahukah kau?
Perasaan itu menyeruak begitu saja ke ruang-ruang hati kita
Rasa indah itu begitu menjanjikan kebahagiaan selamanya untukku dan dia
Rasa kagum itu,
Rasa disayang itu,
Rasa disukai itu,
Fitrah..
Bukan main membuat kita begitu berbunga
Kala ia lewat sekelebat mengejutkan
Kala mata indah itu memberi harapan
Kala namanya muncul dilayar keemasan

Ah, begitu indah ia berkata
Seakan dunia ini milik kita
Namun aku tak melakukan apapun
Tak ada sentuhan diantara kami
Kami hanya saling mengetahui
Bahwa ada cinta di hati kami

Allah,
Ia datang mengajakku untuk dekat denganMu,
Mengingatkanku agar aku menjadi muslimah yang baik
Mengajariku akan soal kehidupan yang sulit
Menagih agar aku tundukkan pandanganku
Meneguhkan hatiku padaMu..


aku berjalan diatas bumiMu bersamanya
apa aku salah?

Ya, aku sadar aku salah..
Harusnya tak kuperbolehkan hatiku ini untuk membukakan kunci ini untuknya
Harusnya tak kubiarkan ia masuk dengan pintu yang terbuka lebar
Harusnya aku tegar dengan godaan kecil menantang ini
Harusnya ini tidak aku lakukan untuk kesekian kalinya

Namun, aku sudah terbawa terlalu jauh
Andai saja tak ada kata cinta saat itu
Andai saja ia biarkan hidupku tenang tanpanya
Andai saja ia tak masuk ke relung hatiku
Andai ia tak mengucapkannya

Tentu semua akan berjalan seperti biasa
Tiada aku dan dia

Tapi siapa pula yang perlu aku salahkan?
Apa hatiku ini?
Ini wajar,
Ini hatiku yang memang punya hasrat ingin dicintai
Aku hanya seorang muslimah yang memiliki hati yang mudah sekali tersentuh
Dan tatkala ia datang tak dapat lagi kuhindari sentuhannya

Bukan, tiada perlu ada yang dipersalahkan,
Bukan siapa yang salah yang harusnya kupertanyakan
Namun apakah aku bisa melepaskannya?
Melepaskan ia yang telah mengisi ruang hatiku
Yang telah membuatku begitu bahagia?

Bukan soal katanya yang berjanji menikahiku kelak,
Tapi bagaimana aku benar-benar memastikan ia tak lagi tumbuh di hatiku

Bukan seperti raganya yang ingin membawaku padaMu
Tapi seperti aku yang begitu yakin aku memilikinya,
Yakin akan terus bersamanya
Yakin bahwa ia akan setia
Yakin aku dan dia akan menikah dan memiliki keluarga sakinah akhirnya

Ya, impianku begitu tinggi kepadanya,
Sangat,sangat ingin menjadi bagian hidupnya selamanya

Ah, apakah aku salah?
Aku berteriak tidak!
Karena aku dan dia tak lagi menjalin apapun

Namun hati kecilku berbisik
Apakah rasa cintaku padanya telah mengalahkan cintaku padaMu ya Allah?

Seberapakah nilaiku di mataMu,
Aku hanya ingin menjadi muslimah yang baik..
Sesuai kehendakMu,
Mengikhlaskannya
Dan mencoba menghapus perlahan ia dari hatiku
Meskipun begitu dalanm rasa cinta itu..

Allah, kembalikan hariku yang dulu,
Saat aku masih buta terhadap cinta yang menggiurkan itu

Bantu aku untuk tak lagi mengingatnya,
Karena aku yakin suatu hari Engkau akan pilihkan seseorang yang terbaik bagiku
Aku ikhlas,
Meskipun bukan dia..

Teruntuk ukhtiku tersayang,
Semoga niat ikhlasmu menjadi pahala bagimu,
Amiiin.

Semangat! Lupakan masa lalu, sambut hari-hari baru

Silmykaaffah,
28okt2011-10-28 19:02


nb:
buat kamu mak:) semoga istiqomah

Wednesday, October 19, 2011

10 Tips Mengatur Waktu

1. Buatlah perencanaan
Anda memerlukan perencanaan kerja harian. Kalau tidak demikian, anda akan mengalokasikan waktu menurut apa sahaja yang kebetulan tiba dimeja tulis anda. Awasilah setiap hari dengan membuat jadual umum, dengan penekanan khusus pada dua atau tiga hal yang ingin anda selesaikan. Makin banyak waktu yang kita lewatkan untuk merencanakan sesebuah projek, makin sedikit waktu total yang diperlukan untuk menyelesaikannya.

2. Pusatkan perhatian
Golongan yang menghadapi masalah serius dalam hal pengurusan waktu biasanya mencuba melakukan banyak hal sekaligus. Jumlah waktu yang digunakan dalam suatu projek bukanlah hal yang penting. Tetapi yang lebih penting ialah menyediakan jumlah waktu yang tidak terganggu.

3. Ambillah waktu rehat
Bekerja dalam tempoh yang lama tanpa rehat bukanlah penggunaan waktu yang efektif. Tenaga makin menurun, kebosanan makin mempengaruhi serta ketegangan fizikal dan mental makin terkumpul. Oeh itu, anda memerlukan masa rehat yang secukupnya kerana hanya berehat sahaja merupakan cara yang paling baik.

4. Jauhkan suasana berkecamuk
Sesetengah orang selalu membiarkan meja tulisnya dipenuhi kertas yang berselerak. Mereka mengra bahawa dengan cara itu persoalan yang penting akan naik sendiri ke atas timbunan kertas itu. Sebenarnya keadaan berkecamuk seperti ini mengganggu tumpuan serta meningkatkan ketegangan dan prestasi seperti orang yang tertimbus batu.

5. Jangan menjadi ‘perfectionist’
Ada perbezaan yang besar antara berusaha mendapat hasil yang baik dan bermati-matian mengejar kesempurnaan. Langkah yang pertama , dapat dicapai,memberi kepuasan dan sihat. Sementara langkah yang kedua, selalunya mustahil, mengakibatkan kekecewaan dan gangguan jiwa. Ia juga mengakibatkan pmbaziran waktu yang sia-sia.

6. Jangan takut mengatakan tidak
Daripada semua teknik menghemat waktu yang pernah dikembangkan, barangkali yang paling efektif ialah selalu menggunakan perkataan tidak. Belajarlah menolak dengan mengunakan kebijaksanaan tetapi tegas terhadap setiap permintaan yang tidak menunjang pencapaian sasaran anda.

7. Jangan menunda-nunda kerja
Penundaan kerja pada umumnya merupakan kebasaan yang sudah berakar umbi. Sungguhpun begitu, kita mampu mengubah kebiaaan ini asalkan kita menggunakan sistem yang tepat seperti putuskan untuk berubah segera setelah anda selesai membaca artikel ini, sementara hati anda tergerak oleh motivasinya. Mengambil langkah pertama dengan segera adalah amat penting. Seterusnya jangan mencuba terlalu banyak perkara dalam waktu yang singkat. Apa yang perlu dilakukan ialah memaksa dirimelakukan pekerjaan yang sudah tertunda sekarang juga.

8. Lakukanlah bedah siasat radikal
Kegiatan membuang waktu sama seperti kanser. Ia menghabiskan tenaga dan cenderung tumbuh semakin besar. Satu-satunya cara penyembuhan adalah pembedahan radikal. Jika anda membuang waktu dalam kegiatan yang membuatkan anda bosan, alihkan perhatian daripadanya kerana ia mensia-siakan tenaga anda. Buanglah kegiatan ini, seklai untuk selama-lamanya.

9. Delegasikan pekerjaan
Anda tidak perlu menjadi pemimpin nasional atau esekutif firma gergasi untuk mampu mendelegasikan pekerjaan. Sebagai peringatan, mewakilkan kepada pekerja bawahan pekerjaan yang tidak disukai oleh anda dan semua orang lain bukanlah mendelegasikannya, tetapi meberi perintah. Belajarlah mendelegasikan tugas yag penuh cabaran dan memberikan imbalan, bersama dengan kuasa secukupnya untuk membuat keputusan yang perlu. Ini dapat membantu melonggarkan waktu anda.

10. Jangan kecanduan kerja
Hampir semua eksekutif berjaya mempunyai jam kerja yang panjang, tetapi mereka tidak membiarkan pekerjaan mengganggu hal-hal yang pentig dalam hidup mereka, seperti bergaul dengan teman-teman dan berbual kosong.Ini membezakan mereka daripada orang yang kecanduan kerja yang sama tarafnya seperti orang yang kecanduan alkohol. Gejala kecanduan kerja mencakupi penolakan untuk mengambil cuti, tidak dapat menyingkirkan pejabat daripada fikiran pada hujung minggu serta isteri dan anak-anak yang asing baginya.

Petikan dari buku siri motivasi ‘JATIDIRI PENGGERAK PERUBAHAN’

source : http://mavourneen.wordpress.com/2007/01/17/10-tips-mengatur-waktu/

Friday, October 14, 2011

...

Mataku tak berhenti terbuka
Ingin rasanya aku pejamkan kedua mataku ini
Namun sinar itu tak mengizinkanku untuk itu
Sinar itu masih saja menuntutku untuk tetap terjaga

Aku, aku terus berusaha
Bagaimana kepenatan itu musnah dari sini
Bagaimana mengusir sang penyakit jahat ini
Bagaimana aku harus tetap bertahan dengan semua kepayahan ini

Ini mustahil bagiku
Namun segera saja malaikat itu datang dan menemuiku
Tak ada yang tak mungkin,
Semua ini milikmu,
Semua ini tanggunganmu

Aku menatap langit biru itu
Akut ersenyum pias
Semua telah diberikan padaku
Bagaimana bisa aku berjalan dengan ini?
Dnegan embel harga diri..

Aku, masih saja aku mengelak
Namun inilah kenyataan,

Bukan suatu hal yang pahit
Namun hanya perumpaan jalan yang sesungguhnya
Yang telah aku pilih secara dini...

Silmykaaffah 14102011
20:58

Sunday, October 2, 2011

Malaikat Kecilku

Ya Allah, terimakasih Engkau memberikan aku ibu yang amat sempurna..
Ia selalu mengerti apa yang ku rasakan, ia menyokongku dari belakang, ia pemberi semangat yang tak terlupakan, ia beri segalanya untuk diriku, ia begitu sempurna, hingga aku merasa aku tak layak menjadi anaknya..
Saat ini, aku sedang sedih karena aku menyadari kemampuanku. Aku bukan anak yang pintar sekali, yang sekali bertemu angka, langsung dapat memahaminya. Aku bukan pula anak yang langsung tanggap terhadap masalah yang diberikan guru kepadaku. Aku tidak begitu rajin, tulisankupunn tidak rapi. Aku menyadarinya, aku menyadari semua kelemahanku.
Aku berkata “mi, silmy ngerasa minder sama temen silmy.. kenapa silmy gakbisa sehebat dia?” aku menundukkan kepalaku.
Dengan cinta ia mengangkat kepalaku, dan berkata “silmy gausah minder. Silmy jangan kalah sama keadaan. Gak selamanya orang yang pinter banget itu bakal sukses. Banyak contoh orang yang dulunya sangat pintar namun ia tidak bisa memanfaatkan kepintarannya, mengelola kepintarannya dan akhirnya gak sukses. Gak melulu orang pintar yang bisa sukses. Semua orang bisa sil. Asal mau berusaha. Kamu juga, ketika teman kamu punya kelebihan dalam hal menghitung, kamupun juga punya. Kecerdasan sosial, insyaAllah ummi anggep kamu punya. Dan kenapa kamu dipilih jadi koA, ya mungkin salah satunya karena kamu dinilai memiliki kecerdasan emosi.
Aku menatap ummi diam,
Dan ummi gak menuntut kamu untuk mendapatkan nilai bagus. Ketika kamu sudah berusaha, dan sekalipun nilainya jelek, ummi sangat menghargai. Yang penting ummi udah liat kesungguhan kamu untuk belajar. Ya tapi bukan berarti ummi gak seneng kalo kamu dapet nilai bagus. Tetep berjuang, berusaha..
Kamu gak perlu ngasih ummi nilai yang bagus, karena yang ummi lihat adalah bagaimana kamu menjadi anak yang baik. Bagi ummi, akhlak kamu yang baik sudah menjadi hadiah yang luar biasa. Kamu nurut disuruh liqo dan tahsin sama ummi. Kamu punya prinsip. Kamu menjadi koA. Itu hadiah buat ummi. Ummi amat bahagia memiliki anak cantik seperti kamu.” Ujar ummi begitu lembut.
Aku memeluknya, aku menciumnya, aku merasakan hangat kasihnya.
“tapi mi, silmy malu sama ummi. Ketika ummi udah ngelesin silmy, tapi nilai silmy masih jelek ”
“nggak sayang, nggak. Ummi lihat kamu apa adanya. Yang penting berjuang nak. Ummi Cuma bisa menyokong kamu dengan nganterin ke sekolah karena ummi tau kamu pasti lelah banget setiap hari pulang malem. Yang ummi pesen, jangan sampe amanah kamu melalaikan amanah dari ummi. Ya kalau waktunya les ya les.
Ummi mau jadi temen buat kamu. Kalau ada apa-apa kamu cerita ya sama ummi. Ummi kan juga dulu pernah muda, pernah ngerasain dikejar-kejar sama cowok. Kalo kamu bilang kamu belum pernah ditembak, itulah yang harus kamu syukuri karena Allah masih menjaga kamu nak..”
Air mataku menetes, betapa Allah sangat menyayangiku dengan mengirimkan malaikat kecilnya untukku, menjagaku selama 16 tahun ini.
Ummi yan hidup di jalan ummi telah mewariskan sifatnya yang selalu ingin berjuang untuk ummat, semoga aku bisa terus istiqomah disini. dijalanMu ya Allah.
Namun apa yang telah aku berikan untuk malaikat kecil titipan Allah itu?
Apa aku telah membuatnya lebih bahagia?
Atau aku hanya sekedar menjadi bebannya.
Namun yang kurasakan kini hanya hangat sentuhan kasihnya yang takkan terbalas sepanjang masa..
“silmy sayang ummi”
“Apalagi ummi, ummi juga sayang sama silmy. Nah, sekarnag kembali belajar yuk.”

Ya Allah, jagalah malaikat kecilku ini.
Semoga kelak aku dan ummi serta abi dan adik2 yang lain dapat berkumpul bersama di syurgaMu..

Aku sayang ummi karena Allah,
02-10-11

Kecupsayang, silmykaaffah

Susunan Kepengurusan ROHIS SMAN 14 Masa Jihad 2011/2012

BPH
Ko.I Rohis : Muhammad Arifianto
Ko. A Rohis : Silmy Kaaffah
Sekretaris I : Ahmad Rais Shiddiq
Sekretaris II : Lady Arianita
Bendahara I : Miftahul Haq
Bendahara II : Intan Purnamawati
Div. Pembinaan
Ko.I : Muhammad Rais Alvin
Ko.A : Septi Tri Wahyuni
Div. PHBI
Ko.I : Salman Al-Farizi
Ko.A : Himmatusshohwah
Div. Syiar
Ko.I : Muhammad Agus Dewantoro
Ko.A : Clarissa Mirafraditya
Div. Proyek
Ko.I : Chareza Luthfi
Ko.A : Ulfatun Annisa
Div. KM
Ko.I : Luthfi Muhmaad
Ko.A : Anggraini Miftahul Rizky
Div. Perpustakaan
Ko.I : Sahlan Ridwan
Ko.A : Audita Widya Astuti






Staff Khusus

SK Pembinaan
Ikhwan
Tajwid : Wahyu Dwi Sulakso
Kultum : Muhammad Krishna Vega
Forsil : Rofi Arga Hardiansyah
TQ : Abdul Hamid
Mabit : Haqqo Dewantoro
Tadarus : Redhylla Dwi Putra
akhwat
Keputrian X : Yuni Sudarsih
Keputrian XI : Rai Arini
TQ : Asriyati
Tami : Zareeva Haiva Assegaf
Abata : Kaisya Azzahra
Blits : Chandrika Arum Gayatri
Forsil : Meiga Putri

Div. PHBI
Master ikhwan : Ervandy H
Master akhwat : Nadya Nur Kusumo

Div.Syiar
Ikhwan
Rekors : Prataza F.N
Kuisioner : Brian Dandi P
Buletin : Bravyto Taqwa Pamungkir
Mading : Sofyan Hardi
RGTW : Ahmad Alim Ahsan
Akhwat
RGTW : Elsa Kurnia Hudiana
Mading : Layka Kautsarrani
Bulming : AkkaCendana
Bultah : Sadida Aghnia
Kuisioner : Alysa Nur Shabrina
Rekors : Aprilia


Div. Proyek
Danus ikhwan : Ahmad Fauzan
Danus akhwat : Aninda Nabilah

Div. KM
ikhwan
BM : Nurwahidin Wishnu
Makasih : Said
Akhwat
BM : Nurfida Harfiah Respati
Makasih : Nirwana Sari

Div. Perpustakaan
Piket ikhwan : Ali Yusran
Piket akhwat : Desi Aryani

Friday, September 23, 2011

Hariku di kelas XI

bismillahirrohmanirrohim..
hallow blogku sayang, udah lumayan lama aku gak beneran ngeblog murni dari tulisan aku, selama ini cuma ngopas atau gak tulisan lama baru di post, haduh maaf ya. padahal dari janji ramadhan, target aku bakal ngerawat blog ini dan ngisi tulisan minimal 3x. aku pengen banget bisa jadi penulis, apapun profesinya. mau aku jadi dokter, akuntan, tekhnisi, dosen, guru, apapun itu aku bakal terus nulis. dan selama itu pula aku ingin tulisan aku bisa bermanfaat, gak cuma curhat aja isinya.

well, setelah masalah obsesi menulis itu udah aku keluarkan, aku pengen banget cerita nih tentang gimana jadi anak kelas 11 sesungguhnya. ya, disini kisahku bermula di kelas XI ipa 2. pertama kali aku masuk sini, lumayan seneng soalnya emang aku pengennya dari dulu masuk ipa2 gaktau kenapa. ditambah temen satu kelas pas dikelas x ada lumayan banyak ada alysa, himma, intan, binnari, kobam, ridi. dari sekian banyak temen sekelas itu ternyata gakada yang duduk sama aku. aku malah kebagian duduk sama rai.

awalnya aku emang gakgitu kenal sama dia, yang aku tau dia anak paskib dan pinter. oiya satulagi dia anak yang alim juga, aku lihat dari postingan blognya. ya, dari dia aku banyak belajar. gimana jadi STRONG, seperti julukan dia dikelas xa. gimana mandirinya dia, usaha dia dan yang paling berpengaruh adalah gimana dia buka kaus kakinya di tempat wudhu bukan pas buka sepatu, gimana dia pake manset padahal itu hari senin-rabu yang bajunya putih yang awalnya menurut aku mungkin gakperlu pake manset. aku gak perlu banyak ngomong atau bertanya, esoknya aku mencontoh dia, ya aku malu.. bukan karena aku merasa lebih, namun aku malu sama Allah.

after chairmate, ada walikelas namanya ma'am win, guru bahasa inggris. dia orangnya tegas tapi baik. ya mungkin ngomongnya agak blak-blakkan tapi itu juga buat kita. pas pertama masuk, aku ngeliat sekeliling, ada arif, syifa, fadli, siti, dan beberapa lagi yang aku kenal. dan kesan lainnya adalah anak-anak disini pinter-pinter semua!!! dan aku diamanahkan sebagai bendahara disini, arif sebagai ketua kelas, powel wakil dan rai sekretaris.

semakin berjalannya waktu, semakin aku kenal gimana keadaan kelas ipa2. sangat luarbiasa! luarbiasa berisiknya, luarbiasa pinternya, luarbiasa mamennya. ya, aku baru 3 bulan disini. aku belum mengenal semuanya, namun bertahap, aku ingin kelas yang kompak dan bisa nyaman disini selama 2 tahun, amiiin :*

ya, sekilas tentang kelas saya, pelajaran yang ada juga sangat luar biasa, ada bu ning yang menggebu-gebu mengajar, bu mitha yang sangat urut mengajar matematika, pak slamet yang diam namun lucu mengajar fisika, bu erah yang suka memberi pencerahan, opun yang suka bercerita, pak dahman yang selalu berbicara tentang konsep, bu sri yang ingin menjelaskan secara jelas apa itu bahasa indonesia. bu tri yang medok dan membanggakan arief sebagai pengejar bola.. ah semua guru dikelas ini begitu unik. satu yang berbeda kelas XI sekarang dan tahun lalu, bahasa asingnya kita tetap perancis! gak berubah, agak sedih ya padahal pengen banget belajar bahasa jepang.

oiya, tadi aku baru daftar OSN, haha gayabanget ikut OSN segala, aku pilih OSN kimia. aku sadar nilai kimia gak gitu bagus, tapi ada minat disitu. kata pak dedy, dimana ada niat ada jalan. jadi, siapa takut? toh dulu pas kelas x aku bisa dapet nilai bagus, sekalipun aku gaklolos, aku ingin tetap belajar kimia, bismillah ya Allah. ahahay.

kata kakak-kakak kelas, kelas sebelas adalah masanya kita berorganisasi, bagaimana amanah-amanah besar akan diberika dijenjang ini. ya, aku mulai merasakannya, aku yang cenderung aktif di rohis merasakan taste yang berbeda tatkala 2 acara rohis berdekatan dan aku sibuk syuro. bagaimana kekeluargaan mulai dibangun disini. namun aku tidakmau terlalu sibuk dan melupakan pelajaran yang ada, bagaimanapun sibuknya aku, aku akan tetap berjuang mempertahankan nilaiku, sekalipun untuk sementara masih belum mencapai target namun bila Allah ada disampingku aku yakin Allah tidak akan menyiakan hambaNya yang bejuang dijalanNya, amiin.

Allah ma'anna..

kemaren, kita juga baru melaksanakan langab, pelantikan gabungan per ekskul gitu. aku ekskul js, dan pada momen-momen sebelum langablah aku merasakan kedekatan, kekeluargaan.. ya, untuk pertama kalinya aku pulang malam karena membantu adek-adek js membuat nametag,satu hari aku optimalkan membantu adeknya, karena hari kamis, H-1 aku les dan aku gak bisa menyia-nyiakan uang ummi dan abi yang udah membayar untuk menyokong pelajaran. aku sadar, aku mungkin sangat kurang loyal karena cuma bisa membantu 1 hari saja, namun ini pilihanku, aku bukan tak mau, tapi aku hanya memilih prioritas.

ketika hari H-nya, aku mulai bercuap-cuap, bukan maksud menyakiti namun hanya ingin membuat perubahan yang sedikit lebih berarti untuk dasar diri anggota js tersebut. aku merasakan pula hangatnya berkumpul bersama keluarga js, elsa, cecen, ica, kenny, himma, fanny, rian, upe, syifa. malam hari kita berkumpul bersama ditemani cerahnya bulan malam itu, tiga orang tertidur dipangkuanku, aku senang karena aku cukup bermanfaat..
namun, rasa sedihpun ada pasti, dimana aku kadang juga masih merasa bukan bagian mereka.

kembali ke masalah pulang malam, hanmpir 2 minggu ini aku sangat lelah, ngantuk snagat terasa ketika belajar dan semangatku menurun. aku pulang malam terus 2 minggu ini, padahal aku bukan tipe anak yang suka bermain-main dan terlalu asyik dengan dunia luar, karena aku mencintai rumahku. yah, namun itulah resikonya menjadi kelas 11, aku hanya tersenyum dan berteriak senang ketika akhir pekan tiba, aku bisa istirahat.

namun, aku ingat ketika aku sedang kelelahan janji Allah pasti, dimana ada usaha dan kerja keras, aku bisa menjalankannya secara sukses. dan lagi, ummi pernah berkata "yang menentukan kesuksesan bukanlah IQ,EQ atau SQ, namun seberapa kuatnya ketahan malangan" aku yakin itu, tatkala aku berpayah-payah berjalan pulang sekolah sendirian kepertigaan menuju 57, Allah menilai langkahku, Allah melihat seberapa keras aku berjuang dan berkorban. ya Allah, hanya Engkau yang tahu seberapa aku ingin menjadi hamba yang baik..

di rohis aku akan diberikan amanah yang cukup berat, dan aku sangat pusing memikirkan hal itu. aku takdapat bercerita apa-apa, aku cukup memenndamnya namun aku begitu stress ketika membayangkan bagaimana aku bisa menjalankan amanah ini? bagaimana aku harus merubah sikapku yang masih buruk, kata-kata "gue" jadi "aku. belajar mengingatkan, belajar menjadi pribadi yang mandiri, menjaga hijab dnegan lawan jenis. ah, begitu banyak yang harus aku benahi dari diriku ini. bagaimana aku membenahi orang lain? aku bersedih, aku melamun, aku takbanyak berbicara.

kadang ketika aku mulai terbawa suasana, aku merasa ada dosa disitu. aku sungguh cemas, berhari-hari aku sangat down, memikirkan apakah pantas sikapku kemarin? mengobrol dengan arga, makan bareng temen-temen js hingga pulang sore banget. aku khwatir, masihkah pantas aku begini? hingga abdan pulang ke darul qur'an, aku menyendiri disana, mengamati keadaan yang ada. aku menangis dan memandang langit, salahkah perbuatanku selama ini? tak lama aku disana, namun banyak yang bisa aku ambil, aku janjikan kepada diriku. aku sendiri.. dan aku kembali ke ummi dan abi di mobil dengan keadaan tersenyum. ya Allah, kuatkan aku dijalanMu, jadikan amanah yang Engkau berikan kepadaku adalah untuk menjagaku dan aku bisa mengambil berbagai sisi positifnya. amiin.

terlalu banyak ceritaku disini, dimulai MOS, kelas x dan kini kelas xi, entah apa yang akan terjadi lagi setelah ini. bagaimana keadaanku? semoga aku masih istiqomah dengan tekad awalku, dengan tujuan utamaku, Allah.

SMA 14,
begitu banyak yang engkau beri kepadaku
aku merasa pahitmanisnya perjuangan disini
kau selalu memenuhi ruang-ruang hatiku
dan otakku untuk selalu belajar ditiap waktu

aku mencintai sekolah ini karena Allah,
semoga aku lulus dari 14 dan masuk UI.
amiin

sekian dulu ya ceritaku hari ini, aku sudah berjanji untuk selalu menulis, dan aku ingin sekali menerbitkan sebuah buku, doakan aku teman. bismillah.


salam cinta,
silmykaaffah

Thursday, September 8, 2011

doa kecilku

Ya Allah, jika Engkau berkenan memnberikan amanah ini kepada kami, tiadalah penolong yang lebih baik selain Engkau ya Allah. Diri ini masih jauh, masih sulit menjadi penmimpin yang baik namun amanah ini masih saja mengejar kami untuk minta pertanggungjwabannya. Aku takut ya Allah, tatkala aku takbisa melaksanakannya dengan maksimal. Faktor dalam diriku yang masih bubruk dan aku masih dalam proses belajar. Aku hanya ingin menjadi salah satu hambaMu yang berperan dijalanMu, sebagai bukti bahwa aku ikhlas untukMu, mnenyerahkan diriku, menjual setiap detak nadiku untukMu, namun sekali lagi aku masih belajar.. aku perlu bimbingan dariMu untuk menjadi orang yang ikhlas sepenuhnya, aku mencoba ya Allah.. Dikala diri ini taklebih baik hatinya, bantu aku untuk mebersihkan setiap noda yang menerja hatiku Dikala aku masih tak mampu engendalikan emosiku, ingatkan aku bahwa marah tak akan menyelesaikan apapun Dikala rasa sombong mulai menghampiriku, sadarkan aku bahwa aku hanyalah makhluk kecil bagiMu Ya Allah, disini aku berjuang, ada OSIS, MPK dan ROHIS. Di SMA 14 tempatnya ya Allah. Tatkalah amanah ini menghampiriku, tiadalah bisa aku tolak sekalipun berat. Aku yang Engkau tahu bagaimana kapasitasku yang masih jauh dari kelayakan diberikan amanah ini. Sebagai tombak perjuangan ini. Tatkala orang-orang masih sulit untuk berbaur, aku yang harus berusaha menyesuakan diri, dikala ketiga organisasi ini terpecah, apa yang harus aku lakukan? Aku akan berusaha sekalipun merangkak jalannya, aku akan mencoba ya Allah. Namun lagi-lagi tiadalah dayaku tanpaMu, selalu ingatkan aku bahwa Engkaulah tujuanku bukan yang lain.. Ya Allah, mungkinkah aku masih kuat berpijak disini? Menaiki setapak demi setapak jalan yang berbatu ini, memanjat tebing yang tinggi dan berusaha mencari ridhoMu. Ampuni aku ya Allah bila aku masih lalai, ampuni aku bila aku masih belum bisa menjadi pribadi yang baik. Maafkan aku ya Allah, aku hanya manusia yang ingin mencari ridhoMu.. Bismillahirrohmanirrohim, dimulai dari sini rohis.. berbaur dengan osis mpk..