Assalamualaikum,
one day, aku bakalan kangen banget sama masa-masa kaya gini, dimana kita kadang ada konflik,kita saling ngerasa paling pusing, kita dengan segala keegoisan kita. bener, bakal sangat kangen pas kita pulang malem-malem, ngerjain tugas bareng, masa-masa dimana semuanya terasa menekan, kita sakit-sakit sendiri. ah, ngga lucu tapi ini nyata!
bener deh, apa sih? sekarang mungkin berasa capek banget ngadepin semua ini dan oalah, hati ini uda ngga terhitung berapa kali nahan amarah dan kekecewaan all about organisation.
mau nangis, mau kecewa, semua balik lagi ke diri masing-masing gimana menghadapinya. entahla gimana jadinya,
tapi kalo kita ga bisa ngasih solusi ke orang lain, setidaknya kita bantu nyari solusi,dan jangan kita malah nambahin masalah
wassalamualaikum
Inilah hati, rasa, cinta, warna dan hidup. Buatlah Hatimu Sebening Air Mata. Bertahanlah! Sesungguhnya Ia Selalu Bersamamu..
Wednesday, March 28, 2012
Sunday, March 25, 2012
Janji-Janji yang Terserak
Dengan serpihan hati yang kadang terserak
wajah-wajah penuh harap menyeruak
tak dapat terbiaskan rupanya
aku, ya aku dengan janji-janjiku dahulu
tak lebih dari satu tahun yang lalu
saat aku begitu percaya akan sebuah amanah
saat aku begitu bergejolak membangun
dan saat aku berjanji dalam dakwah ini
namun puing-puing rasa itu seakan terserak berantakan
akhir-akhir ini,
dengan segala masalah yang membendung
dengan kata-kata yang membuat aku perlahan mundur
dengan derap keletihan yang tiada tertahan
merangkak ke tiga bulan lalu,
percakapan singkat dan padat memenuhi ruang hatiku
dengan kecintaanku akan sebuah pergerakan
dengan lontaran kata-kata penuh hikmah dan harapan,
aku bergegas ingin berlari
namun lagi-lagi berhenti
entah dari dalam diri
entah hanya suara hati
ya, aku tak sekuat mereka
dan aku merasa kalah hari ini
dengan impian-impianku
dengan janji-janji perubahan itu
dan aku masih terbuai,
menangis dan menjerit dalam hati
aku tak sebaik mereka
aku, ya aku..
haruskah aku tetap terbuai dengan semua ini?
istirahatmu sudah begitu lama sil,
kepeninganmu belum seberapa
mari lakukan,
mari berjanji,
mari bergegas,
meski tak ada yang mengerti
aku hanya akan berbuat yang terbaik
dengan sepenuh hati,
penuh keikhlasan
dan penuh harapan dengan perbuatan
ya Allah, jangan biarkan hambaMu ini
jatuh lebih dalam lagi
aku akan berusaha menggapaiMu,
mencari titik-titik cahayaMu,
dalam belaian suci
dan dalam perjuangan tanpa kesensitifan lagi
semangat untuk 14,
untuk perubahan yang lebih baik
untuk tiap janji-janjimu di diklat, ldks, ldki
untuk kakak-kakakmu,
untuk para alumni,
untuk guru-guru,
untuk ummi dan abi
untuk Allah sang penguasa hati
Bismillahirrohmanirrohim,
mari ikrarkan kembali janji-janji yang terserak itu
wajah-wajah penuh harap menyeruak
tak dapat terbiaskan rupanya
aku, ya aku dengan janji-janjiku dahulu
tak lebih dari satu tahun yang lalu
saat aku begitu percaya akan sebuah amanah
saat aku begitu bergejolak membangun
dan saat aku berjanji dalam dakwah ini
namun puing-puing rasa itu seakan terserak berantakan
akhir-akhir ini,
dengan segala masalah yang membendung
dengan kata-kata yang membuat aku perlahan mundur
dengan derap keletihan yang tiada tertahan
merangkak ke tiga bulan lalu,
percakapan singkat dan padat memenuhi ruang hatiku
dengan kecintaanku akan sebuah pergerakan
dengan lontaran kata-kata penuh hikmah dan harapan,
aku bergegas ingin berlari
namun lagi-lagi berhenti
entah dari dalam diri
entah hanya suara hati
ya, aku tak sekuat mereka
dan aku merasa kalah hari ini
dengan impian-impianku
dengan janji-janji perubahan itu
dan aku masih terbuai,
menangis dan menjerit dalam hati
aku tak sebaik mereka
aku, ya aku..
haruskah aku tetap terbuai dengan semua ini?
istirahatmu sudah begitu lama sil,
kepeninganmu belum seberapa
mari lakukan,
mari berjanji,
mari bergegas,
meski tak ada yang mengerti
aku hanya akan berbuat yang terbaik
dengan sepenuh hati,
penuh keikhlasan
dan penuh harapan dengan perbuatan
ya Allah, jangan biarkan hambaMu ini
jatuh lebih dalam lagi
aku akan berusaha menggapaiMu,
mencari titik-titik cahayaMu,
dalam belaian suci
dan dalam perjuangan tanpa kesensitifan lagi
semangat untuk 14,
untuk perubahan yang lebih baik
untuk tiap janji-janjimu di diklat, ldks, ldki
untuk kakak-kakakmu,
untuk para alumni,
untuk guru-guru,
untuk ummi dan abi
untuk Allah sang penguasa hati
Bismillahirrohmanirrohim,
mari ikrarkan kembali janji-janji yang terserak itu
Saturday, March 24, 2012
Belajar dari Sang Sultan
Ketegasan,
keabadian,
porsi
dan kepemimpinan
hari ini aku baru selesai baca kisahnya Sultan Mehmed II yang mendapat gelar Muhammad AlFatih diusianya yang sangat muda, 21 tahun dia memimpin penaklukan konstantinopel. bukan perkara yang mudah menaklukkan negeri adidaya saat itu. dimulai dari pendidikan oleh ayahnya, Sultan Murad yang sejak kecil menjaga Sultan Mehmed agar tetap berada dalam jalan Allah yang lurus. ia dididik oleh Syekh-Syekh dan ditanamkan untuk menaklukkan konstantinopel, ia amat dekat dengan Allah.
sampai suatu hari ayahnya meninggal namun rencana ayahnya menaklukkan konstantinopel belum berhasil, dan ayahnya menitipkan rencana itu kepadanya. Syekh Aaq Syamsudin yang selama ini mengasuhnya meyakinkan ia bahwa ia adalah pemimpin yang dimaksudkan Rasulullah untuk menaklukkan konstantinopel menjadi suatu inspirasi dan motivasi tak terbatas bagi Sultan. dan ia mulai menyusun strategi serta rencananya untuk melakukan penaklukan besar itu.
ia mengambil tentara terbaik yang ada, dari berbagai pelosok negeri. saat ia memimpin menjadi sultan, banyak negara yang meremehkannya, ia dikatakan anak muda yang ingusan, tapi apalah artinya sebuah makian bagi sang sultan. ia membuktikan bahwa ia benar-benar pemimpin terbaik. dengan persiapan perang yang sangat subhanallah. bukan hanya persiapan fisik yang ia lakukan, namun yang lebih penting ia lakukan adalah bertaqarrub kepada Allah, memohon supaya dilancarkan serangannya, dibukakan pintu konstantinopel, dan Syek Aaq Syamsudin setia menemaninya, mendukung setiap perbuatannya. ia juga memanggil seorang ahli meriam, Orban yang membantunya membuat meriam sepanjang 8,2 meter dan diameter 70 cm, meriam raksasa untuk menghancurkan tembok-tembok itu.
dengan berbagai perhitungan, tibalah hari yang ditentukan, januari 1453 Sultan beserta pasukannya mendatangi Konstantinopel, dengan iringan takbir yang menggelora mereka mendirikan kemah-kemah tepat didepan benteng itu. 5 kali dalam sehari mereka mengumandangkan azan dan sholat berjamaah bersama, taklupa Sultan membawa banyak ulama untuk menyemangati pasukannya bahwa janji Allah akan takluknya konstantinopel kepada pemimpin dan pasukan terbaik akan segera tiba.
"Pasti, akan ditaklukan Konstantinopel dan sebaik-baik pemimpin dalah pemimpinnya dan sebaik-baik pasukan adalah pasukannya (HR. Ahmad)"
mereka melakukan penyerangan, namun gagal benteng itu masih berdiri kokoh walaupun dipenuhi lubang, Sultan mungkin merasa kecewa namun ia tak kenal lelah, tidak akan berhenti sampai konstantinopel terebut oleh Islam.
Lewat darat, laut, bawah tanah berbagai usaha telah dilakukan dengan baik namun masih belum bisa menembus konstantinopel, 3 bulan pasukan muslim berada di tenda-tenda pasukan, namun konstantinopel belum juga dapat ditaklukan. kritik-kritik dilontarkan dari aparat negara, adalah sebuah kesalahan besar Sultan melakukan penyerangan ini. namun sultan tetap dengan tekadnya sekalipun orang-orang menghadangnya. ada Syekh Aaq yang terus menemaninya, mengingatkan akan janji-janji itu.
dan pada akhirnya di bulan Mei, Pasukan muslim melanjutkan aksonya, menyerang benteng. bertubi-tubi serangan dilancarkan masih belum bisa juga, di sisa tenaga inilah pertolongan ALlah datang, alam membuktikan janjinya menolong pasukan muslim dan ditambah dengan matinya panglima perang konstantinopel seakan membuat para pasukan konstantinopel kehilangan induknya. Kaisar konstantinopel sudah tidak dapat berbuat apa-apa lagi dan ia melepas jubahnya menjadi rakyat biasa, hingga sekarang belum ada yang tahu dimana kaisar berada saat itu.
dan konstantinopel dapat dimasukin oleh para pasukan muslim, berbondong-bondong mereka masuk dengan tata krama yang amat sopan, tidak boleh membunuh dan melukai, tidak boleh meranpok dan islam benar-benar memberikan keteladanan disini. indah sekali islam bukan?
dan hadiah dari Allah, Masjid Hagia Sophia
sekalipun sudah mendapatkan konstantinopel, Mehmed tidak berhenti disitu ia berjalan kembali, mengakkan kembali untuk menaklukan Roma, ya tiada kata berhenti bagi seorang muslim. namun ia wafat di usianya yang masih 49 tahun, dalam perjalanannya memperjuangkan Roma.
kalau kata seorang, andai Sultan Mehemd hidup 20-30 tahun lagi tentu negara eropa sekarang menjadi negara muslim, andai.. a kita berandai-andai.. namun cukup sudah, perjuangan sultan yang begitu mulia, pemimpin terbaik.. seperti ang dikatakan Rasulullah..
Sultan, semoga Allah memberkahimu selalu, mungkin saat ini dirimu telah menerima kepastian janji Allah, merasakan nikmatnya kubur berkat berbagai usahamu memperjuangkan islam tegak di muka Bumi ini.. ya, setiap perbuatan kita akan dibalas setimpal.
namun, siapakah Al-Fatih-Al-Fatih lain yang akan datang? yang akan menebus mimpi-mimpi umat islam selanjutnya?
h
Ya Allah, hari ini aku menyadari sesuatu, sesuatu yang besar akan sebuah kepemimpinan,
bahwa tidak selamanya pemimpin itu dapat menyenangkan jundiyah-jundiyahnya, diam sekalipun jundiyahnya berbuat salah, membiarkan semuanya berjalan tanpa seorang pemimpin, aku bertanya dimanakah aku selama ini?
selama aku masih menjadi pemimpin, aku harus belajar menjadi silmy yang tegas, yang berani berbicara walaupun tidak disukai, Berani karena benar.. selama aku masih berada di koridor Allah, selama aku benar dan berjuang, selama itu pula aku harus kuat, tidak peduli apa yang dikatakan orang asal Allah bersamaku,
ya, kadang tidak selamanya kita tersenyum ada saat kita lelah dan tidak kuasa lagi betahan, kita merasa di titik penghabisan. namun saat itulah, seperti Sultan, ia pantang mundur. ia akan terus berjuang tanpa kenal kata menyerah. kita harus belajar kuat dan berani, semangat untuk semuanya.
aku memiliki porsi yang besar kok...
terimakasih mas Felix yang sudah merangkai indah kisah Muhammad Al Fatih, semoga dapat menjadi banyak pelajaran bagi ornag lain yang membacanya:)
24 maret 2012
silmykaaffah
keabadian,
porsi
dan kepemimpinan
hari ini aku baru selesai baca kisahnya Sultan Mehmed II yang mendapat gelar Muhammad AlFatih diusianya yang sangat muda, 21 tahun dia memimpin penaklukan konstantinopel. bukan perkara yang mudah menaklukkan negeri adidaya saat itu. dimulai dari pendidikan oleh ayahnya, Sultan Murad yang sejak kecil menjaga Sultan Mehmed agar tetap berada dalam jalan Allah yang lurus. ia dididik oleh Syekh-Syekh dan ditanamkan untuk menaklukkan konstantinopel, ia amat dekat dengan Allah.
sampai suatu hari ayahnya meninggal namun rencana ayahnya menaklukkan konstantinopel belum berhasil, dan ayahnya menitipkan rencana itu kepadanya. Syekh Aaq Syamsudin yang selama ini mengasuhnya meyakinkan ia bahwa ia adalah pemimpin yang dimaksudkan Rasulullah untuk menaklukkan konstantinopel menjadi suatu inspirasi dan motivasi tak terbatas bagi Sultan. dan ia mulai menyusun strategi serta rencananya untuk melakukan penaklukan besar itu.
ia mengambil tentara terbaik yang ada, dari berbagai pelosok negeri. saat ia memimpin menjadi sultan, banyak negara yang meremehkannya, ia dikatakan anak muda yang ingusan, tapi apalah artinya sebuah makian bagi sang sultan. ia membuktikan bahwa ia benar-benar pemimpin terbaik. dengan persiapan perang yang sangat subhanallah. bukan hanya persiapan fisik yang ia lakukan, namun yang lebih penting ia lakukan adalah bertaqarrub kepada Allah, memohon supaya dilancarkan serangannya, dibukakan pintu konstantinopel, dan Syek Aaq Syamsudin setia menemaninya, mendukung setiap perbuatannya. ia juga memanggil seorang ahli meriam, Orban yang membantunya membuat meriam sepanjang 8,2 meter dan diameter 70 cm, meriam raksasa untuk menghancurkan tembok-tembok itu.
dengan berbagai perhitungan, tibalah hari yang ditentukan, januari 1453 Sultan beserta pasukannya mendatangi Konstantinopel, dengan iringan takbir yang menggelora mereka mendirikan kemah-kemah tepat didepan benteng itu. 5 kali dalam sehari mereka mengumandangkan azan dan sholat berjamaah bersama, taklupa Sultan membawa banyak ulama untuk menyemangati pasukannya bahwa janji Allah akan takluknya konstantinopel kepada pemimpin dan pasukan terbaik akan segera tiba.
"Pasti, akan ditaklukan Konstantinopel dan sebaik-baik pemimpin dalah pemimpinnya dan sebaik-baik pasukan adalah pasukannya (HR. Ahmad)"
mereka melakukan penyerangan, namun gagal benteng itu masih berdiri kokoh walaupun dipenuhi lubang, Sultan mungkin merasa kecewa namun ia tak kenal lelah, tidak akan berhenti sampai konstantinopel terebut oleh Islam.
Lewat darat, laut, bawah tanah berbagai usaha telah dilakukan dengan baik namun masih belum bisa menembus konstantinopel, 3 bulan pasukan muslim berada di tenda-tenda pasukan, namun konstantinopel belum juga dapat ditaklukan. kritik-kritik dilontarkan dari aparat negara, adalah sebuah kesalahan besar Sultan melakukan penyerangan ini. namun sultan tetap dengan tekadnya sekalipun orang-orang menghadangnya. ada Syekh Aaq yang terus menemaninya, mengingatkan akan janji-janji itu.
dan pada akhirnya di bulan Mei, Pasukan muslim melanjutkan aksonya, menyerang benteng. bertubi-tubi serangan dilancarkan masih belum bisa juga, di sisa tenaga inilah pertolongan ALlah datang, alam membuktikan janjinya menolong pasukan muslim dan ditambah dengan matinya panglima perang konstantinopel seakan membuat para pasukan konstantinopel kehilangan induknya. Kaisar konstantinopel sudah tidak dapat berbuat apa-apa lagi dan ia melepas jubahnya menjadi rakyat biasa, hingga sekarang belum ada yang tahu dimana kaisar berada saat itu.
dan konstantinopel dapat dimasukin oleh para pasukan muslim, berbondong-bondong mereka masuk dengan tata krama yang amat sopan, tidak boleh membunuh dan melukai, tidak boleh meranpok dan islam benar-benar memberikan keteladanan disini. indah sekali islam bukan?
dan hadiah dari Allah, Masjid Hagia Sophia
sekalipun sudah mendapatkan konstantinopel, Mehmed tidak berhenti disitu ia berjalan kembali, mengakkan kembali untuk menaklukan Roma, ya tiada kata berhenti bagi seorang muslim. namun ia wafat di usianya yang masih 49 tahun, dalam perjalanannya memperjuangkan Roma.
kalau kata seorang, andai Sultan Mehemd hidup 20-30 tahun lagi tentu negara eropa sekarang menjadi negara muslim, andai.. a kita berandai-andai.. namun cukup sudah, perjuangan sultan yang begitu mulia, pemimpin terbaik.. seperti ang dikatakan Rasulullah..
Sultan, semoga Allah memberkahimu selalu, mungkin saat ini dirimu telah menerima kepastian janji Allah, merasakan nikmatnya kubur berkat berbagai usahamu memperjuangkan islam tegak di muka Bumi ini.. ya, setiap perbuatan kita akan dibalas setimpal.
namun, siapakah Al-Fatih-Al-Fatih lain yang akan datang? yang akan menebus mimpi-mimpi umat islam selanjutnya?
h
Ya Allah, hari ini aku menyadari sesuatu, sesuatu yang besar akan sebuah kepemimpinan,
bahwa tidak selamanya pemimpin itu dapat menyenangkan jundiyah-jundiyahnya, diam sekalipun jundiyahnya berbuat salah, membiarkan semuanya berjalan tanpa seorang pemimpin, aku bertanya dimanakah aku selama ini?
selama aku masih menjadi pemimpin, aku harus belajar menjadi silmy yang tegas, yang berani berbicara walaupun tidak disukai, Berani karena benar.. selama aku masih berada di koridor Allah, selama aku benar dan berjuang, selama itu pula aku harus kuat, tidak peduli apa yang dikatakan orang asal Allah bersamaku,
ya, kadang tidak selamanya kita tersenyum ada saat kita lelah dan tidak kuasa lagi betahan, kita merasa di titik penghabisan. namun saat itulah, seperti Sultan, ia pantang mundur. ia akan terus berjuang tanpa kenal kata menyerah. kita harus belajar kuat dan berani, semangat untuk semuanya.
aku memiliki porsi yang besar kok...
terimakasih mas Felix yang sudah merangkai indah kisah Muhammad Al Fatih, semoga dapat menjadi banyak pelajaran bagi ornag lain yang membacanya:)
24 maret 2012
silmykaaffah
Friday, March 23, 2012
Pergilah, jelajahi dunia, lihatlah dan carilah kebenaran hidup; niscaya jalan apapun yang kau pilih akan mengantarkanmu menuju titik awal/ sumber kebenaran dan rahasia hidup akan kau temukan di titik nol perjalananmu. perjalanan panjangmu tidak akan mengantarkanmu ke ujung jalan, justru akan membawamu ke titik permulaan.
pergilah untuk kembali, mengembaralah untuk menemukan jalan pulang. sejauh apapun kakimu melangkah, engkau pasti akan kembali ke titik awal.
99 Cahaya di Langit Eropa
Hanum Salsabiela Rais
pergilah untuk kembali, mengembaralah untuk menemukan jalan pulang. sejauh apapun kakimu melangkah, engkau pasti akan kembali ke titik awal.
99 Cahaya di Langit Eropa
Hanum Salsabiela Rais
Thursday, March 22, 2012
Perjalanan Hari Ini
Assalamualaikum..
wuiiih the big Alhamdulillah for Allah. hari ini bener-bener capek tapi puas, capek tapi terbayar semua rasa letinya, capek tapi terbingkai dalam suatu ikatan suci, bernama ukhuwah insya Allah.
yaps, non formal aja ya, jadi dapet order ngeprint 720 lembar, hehe. dan karena semalem ada somethingwrong baru ngerjain pagi-pagi, padahal ada jadwal sebar undangan, tapi sampai sekolah ngga telat-telat amat kok, jam stengah 9. disekolah dibilang muka beler coba sama yang lain, haha.
oiya cerita dulu ya, semalem aku sama nida ngejagain aba sampe Abi dateng, aba di rawat di RS. Pasar Rebo dan kita nungguin aba, sedih, sedih banget kalo ngeliat keadaan seperti ini, aba sudah sangat kurus, terlihat jelas penderitaannya yang sudah 13 tahun dilaluinya bersama stroke itu, tapi aba selalu kuat, ngga nyerah dan tabah.. aba masih mengigat waktu sholat meski fisiknya sudah tidak sesempurna dulu, aba.. aba... masih banyak sekali yang ngga bisa sepenuhnya aku gambarkan, tapi aba merupakan kakek terbaik. Ya Allah sembuhkanlah aba.. hanya doa yang bisa aku hanturkan dari sini.
lanjut ke acara aku hari ini..
menunggu itu kadang bisa berarti kalau kita bersama orang-orang yang tulus dan kocak, jadi ngga berasa lama kalo kita bareng mereka. tapi aku belum berenang, well aku sama intan pergi ke bakin buat bayar uang renang.
dan you know? kita bareng vidyal, gitta, pika dan ratna, mabok KOCIK sepanjang jalan mereka bicara pake bahasa planet kocik yang bikin kita kocik sampe naik kociknya ngakak ngga berenti-berenti kociknya #bahaha
sampe di kalibata mall, bingung kan mau naik apa. nanya tukang ojek
saya : Bang, Kolam renang Bakin dimana ya?
Tk O : jauh neng, sekilo an jalannya, naik angkot 34 aja
saya : oh gitu, okedeh bang, makasih..
Tk O : ini pada mau berenang? kok ngga bawa bebek-bebekan?
saya : *kicep nahan ketawa
akhirnya angkot 34 lewat dan kita sampe di bakin. say hello ke pak iman dan caps balik lagi ke sekolah, cuma sejam kita bolak balik, tapi efeknya kocik abis.
ngga lama, nunggu briefingnya dan berangkat, dan azan berkumandang, otomatis sholat dulu kan? tim aku buat nyebar undangan + ngasih sponsorship scooter ada beberapa orang yaitu nadya, cecen, jeni, vyto dan arif. ba'da sholat zuhur kita jalan naik transjakarta with arga, vina dan alim yang mau ke hophop di daerah semanggi.
dan yang perlu di cukup tahui bahwa ternyata ikhwan-ikhwan pada buta arah semua, haha. nggapapa akhwat yang jadi penunjuk jalan. oke, naik trans yang jurusan grogrol. sempet dapet tempat PW sama cecen di deket pintu, eh pas di BNN diusir sama mas-masnya alhasil jadi ngga PW, tapi lumayanlah ini juga harusya bersyukur udah.
sampe di daerah mampang, kita galau. jadi rencananya kita mau ke Universitas Paramadina sama Unilever tapi agak rancu karena lokasinya yang agak membingungkan jadi kita memutuskan ke unilever dulu yang ada di Gatot Subroto. sampe disana, kaya pas ngasih sponsorship twiter, di mellroom dan ditanya mau ke brand apa, karena scooter itu lebih kaya sport akhirnya kita milih rexona coba.. haha. next, panasnya matahar ngga bisa diajak berdamai, pas izin ke toilet, itu subhanallah, nikmatnya dunia hanya karena perubahan suhu.
setelah melepas lelah sebentar lalu caw ke paramadina, sempet bingung mau naik angkot apa kesana, alhasil kita nanya ke keneknya "Bang, lewat Paramadina ngga?" kopaja 616 bilang "Engga Neng," dan Nadya dadah dadah ke abangnya "Oke bang makasih..."
lucu banget, mana tiap kali nyebrang dia lari terbirit-birit berasa ada mobil yang mau nabrak, dan tiap ada kaca, ngelirik dikit. hehe
sampai di paramadina Alhamdulillah disambut baik sama satpamnya lalu disuruh nemuin mbak lies, humasnya. okeh, kita sedikit promosi acara dan keluar lagi, Alhamdulillah selesai.tapi bingung lagi, kita mau kemana dan naik apa? arif dan vyto daritadi diem, lucu mereka kaya nurutin aja mau kemana gitu. dan jeni dengan wajahnya yang sudah lelah pasrah mau diajak kemana, nadya yang emang barengan sama aku mau ngater undangan ke MTSN 1, nunggu 57 lama sekali dan naik 612, melepas lelah dijalan. turun di buncit 12. dan disini udah mainan aku, sipdeeeh.
sampe naik jembatan penyebrangan aja pake debat dulu, haha. ada-ada aja nih kita. berjalan ke MTSN 1, aku jalan sama cecen, sugestikan bahwa ini dekat, semangat! semangat untuk Allah!!! tapi ada rasa khawatir sampe disana sekolahnya udah tutup, lewat pasar buncit, cecen nanya "Mi, itu apa?" aku jawab "Nah itu dia, udah mau nyampe. ALhamdulillah....................." akhirnya kita masuk MTSN 1 dan masih ada ornag TUnya, bapak.. tunggu kami
ngasih poster dan undangannya, di mohon partisipasinya ya pak anak-anaknya:) mereka sih baik tanggapannya, semoga juga begitu anak lainnya..
subhanallah, kaki ini letih sekali.. tapi nadya udah capek banget kalo sampe jalan lagi, akhirnya aku mengalihkan jalan. lewat pasar buncit coba.. haha, ini usul-usulan cecen dan sebenernya aku agak lupa sampe-sampe berkali-kali nanya ibu-ibu. kata cecen "Mi, jadi daritadi kamu ngga tau kita kemana? " aku nyengir kuda hehe.
panji-panji yang udah pad tepar itu nyari es kelapa. dan alhamdulillah ada, di pinggir jalan kita nemu es dan minum, serasa apa banget...
look! dan azan ashar berkumandang, saatnya les dan pulang untuk cecen, nadya, jeni, vyto dan arif.
jazakillah khoir ya kawan-kawan, semangat twiter dan scooternya:))
semnagat lesanya dan aku beler banget di tempat les, pas fisika matanya kedap-kedip dan sampe rumah bukannya tidur malah ngeblog, ini gara-gara cecen ngomong "Mi, awasnya nanti nama kamu aku masukin blog hehe, :)"
Ya Allah, dalam keheningan ini aku memohon ridhoilah tiap langkah-langkah kami dalam membela agamaMu, menyiarkan kebesaranMu, memberikan yang terbaik untuk BumiMu..
jauhkanlah kami dari sikap iri dan benci, bantulah kami membersihkan hati agar semata-mata ini hanya untukMu, jauhilah kami dari niat-niat yang mulai melenceng, dan lancarkanlah segala perjalanan kami..
sepenggal kisah,
untuk 14
ALlahuakbar!
mi
wuiiih the big Alhamdulillah for Allah. hari ini bener-bener capek tapi puas, capek tapi terbayar semua rasa letinya, capek tapi terbingkai dalam suatu ikatan suci, bernama ukhuwah insya Allah.
yaps, non formal aja ya, jadi dapet order ngeprint 720 lembar, hehe. dan karena semalem ada somethingwrong baru ngerjain pagi-pagi, padahal ada jadwal sebar undangan, tapi sampai sekolah ngga telat-telat amat kok, jam stengah 9. disekolah dibilang muka beler coba sama yang lain, haha.
oiya cerita dulu ya, semalem aku sama nida ngejagain aba sampe Abi dateng, aba di rawat di RS. Pasar Rebo dan kita nungguin aba, sedih, sedih banget kalo ngeliat keadaan seperti ini, aba sudah sangat kurus, terlihat jelas penderitaannya yang sudah 13 tahun dilaluinya bersama stroke itu, tapi aba selalu kuat, ngga nyerah dan tabah.. aba masih mengigat waktu sholat meski fisiknya sudah tidak sesempurna dulu, aba.. aba... masih banyak sekali yang ngga bisa sepenuhnya aku gambarkan, tapi aba merupakan kakek terbaik. Ya Allah sembuhkanlah aba.. hanya doa yang bisa aku hanturkan dari sini.
lanjut ke acara aku hari ini..
menunggu itu kadang bisa berarti kalau kita bersama orang-orang yang tulus dan kocak, jadi ngga berasa lama kalo kita bareng mereka. tapi aku belum berenang, well aku sama intan pergi ke bakin buat bayar uang renang.
dan you know? kita bareng vidyal, gitta, pika dan ratna, mabok KOCIK sepanjang jalan mereka bicara pake bahasa planet kocik yang bikin kita kocik sampe naik kociknya ngakak ngga berenti-berenti kociknya #bahaha
sampe di kalibata mall, bingung kan mau naik apa. nanya tukang ojek
saya : Bang, Kolam renang Bakin dimana ya?
Tk O : jauh neng, sekilo an jalannya, naik angkot 34 aja
saya : oh gitu, okedeh bang, makasih..
Tk O : ini pada mau berenang? kok ngga bawa bebek-bebekan?
saya : *kicep nahan ketawa
akhirnya angkot 34 lewat dan kita sampe di bakin. say hello ke pak iman dan caps balik lagi ke sekolah, cuma sejam kita bolak balik, tapi efeknya kocik abis.
ngga lama, nunggu briefingnya dan berangkat, dan azan berkumandang, otomatis sholat dulu kan? tim aku buat nyebar undangan + ngasih sponsorship scooter ada beberapa orang yaitu nadya, cecen, jeni, vyto dan arif. ba'da sholat zuhur kita jalan naik transjakarta with arga, vina dan alim yang mau ke hophop di daerah semanggi.
dan yang perlu di cukup tahui bahwa ternyata ikhwan-ikhwan pada buta arah semua, haha. nggapapa akhwat yang jadi penunjuk jalan. oke, naik trans yang jurusan grogrol. sempet dapet tempat PW sama cecen di deket pintu, eh pas di BNN diusir sama mas-masnya alhasil jadi ngga PW, tapi lumayanlah ini juga harusya bersyukur udah.
sampe di daerah mampang, kita galau. jadi rencananya kita mau ke Universitas Paramadina sama Unilever tapi agak rancu karena lokasinya yang agak membingungkan jadi kita memutuskan ke unilever dulu yang ada di Gatot Subroto. sampe disana, kaya pas ngasih sponsorship twiter, di mellroom dan ditanya mau ke brand apa, karena scooter itu lebih kaya sport akhirnya kita milih rexona coba.. haha. next, panasnya matahar ngga bisa diajak berdamai, pas izin ke toilet, itu subhanallah, nikmatnya dunia hanya karena perubahan suhu.
setelah melepas lelah sebentar lalu caw ke paramadina, sempet bingung mau naik angkot apa kesana, alhasil kita nanya ke keneknya "Bang, lewat Paramadina ngga?" kopaja 616 bilang "Engga Neng," dan Nadya dadah dadah ke abangnya "Oke bang makasih..."
lucu banget, mana tiap kali nyebrang dia lari terbirit-birit berasa ada mobil yang mau nabrak, dan tiap ada kaca, ngelirik dikit. hehe
sampai di paramadina Alhamdulillah disambut baik sama satpamnya lalu disuruh nemuin mbak lies, humasnya. okeh, kita sedikit promosi acara dan keluar lagi, Alhamdulillah selesai.tapi bingung lagi, kita mau kemana dan naik apa? arif dan vyto daritadi diem, lucu mereka kaya nurutin aja mau kemana gitu. dan jeni dengan wajahnya yang sudah lelah pasrah mau diajak kemana, nadya yang emang barengan sama aku mau ngater undangan ke MTSN 1, nunggu 57 lama sekali dan naik 612, melepas lelah dijalan. turun di buncit 12. dan disini udah mainan aku, sipdeeeh.
sampe naik jembatan penyebrangan aja pake debat dulu, haha. ada-ada aja nih kita. berjalan ke MTSN 1, aku jalan sama cecen, sugestikan bahwa ini dekat, semangat! semangat untuk Allah!!! tapi ada rasa khawatir sampe disana sekolahnya udah tutup, lewat pasar buncit, cecen nanya "Mi, itu apa?" aku jawab "Nah itu dia, udah mau nyampe. ALhamdulillah....................." akhirnya kita masuk MTSN 1 dan masih ada ornag TUnya, bapak.. tunggu kami
ngasih poster dan undangannya, di mohon partisipasinya ya pak anak-anaknya:) mereka sih baik tanggapannya, semoga juga begitu anak lainnya..
subhanallah, kaki ini letih sekali.. tapi nadya udah capek banget kalo sampe jalan lagi, akhirnya aku mengalihkan jalan. lewat pasar buncit coba.. haha, ini usul-usulan cecen dan sebenernya aku agak lupa sampe-sampe berkali-kali nanya ibu-ibu. kata cecen "Mi, jadi daritadi kamu ngga tau kita kemana? " aku nyengir kuda hehe.
panji-panji yang udah pad tepar itu nyari es kelapa. dan alhamdulillah ada, di pinggir jalan kita nemu es dan minum, serasa apa banget...
look! dan azan ashar berkumandang, saatnya les dan pulang untuk cecen, nadya, jeni, vyto dan arif.
jazakillah khoir ya kawan-kawan, semangat twiter dan scooternya:))
semnagat lesanya dan aku beler banget di tempat les, pas fisika matanya kedap-kedip dan sampe rumah bukannya tidur malah ngeblog, ini gara-gara cecen ngomong "Mi, awasnya nanti nama kamu aku masukin blog hehe, :)"
Ya Allah, dalam keheningan ini aku memohon ridhoilah tiap langkah-langkah kami dalam membela agamaMu, menyiarkan kebesaranMu, memberikan yang terbaik untuk BumiMu..
jauhkanlah kami dari sikap iri dan benci, bantulah kami membersihkan hati agar semata-mata ini hanya untukMu, jauhilah kami dari niat-niat yang mulai melenceng, dan lancarkanlah segala perjalanan kami..
sepenggal kisah,
untuk 14
ALlahuakbar!
mi
Tuesday, March 20, 2012
Orang yg hidup menetap akan menjadi malas dan merasa nyaman, mereka merasa nyamandgn dindingyg mengelilimgi mereka. Badui tidak memiliki pagar atau dinding. Mereka selalu menenteng senjata dimanapun dan mengamati dengan teliti kiri-kanannya ketika berjalan. Mereka beristirahat sangat sedikit, yaitu ketika diatas kuda. Mereka menyadari setiap gonggongan yg sayup terdengar dan setiap suara. Pertahanan adalah kualitas karakternya adalah kualitas karakternya dan keberanian adalah sifat alami mereka.
-muhammad AlFatih 1453
Felix y siaw
-muhammad AlFatih 1453
Felix y siaw
Subscribe to:
Posts (Atom)




