Inilah hati, rasa, cinta, warna dan hidup. Buatlah Hatimu Sebening Air Mata. Bertahanlah! Sesungguhnya Ia Selalu Bersamamu..
Wednesday, November 21, 2012
Monday, November 19, 2012
Satu Tahun
Happy
aniversary my rohis lalala.
Tanggal 29
September 2011.
Tahun lalu, di Masjid Al-Huda. Entahlah,
perasaan ini berkecamuk tak karuan. Ya takut, ya deg-degan, ya masih mikir, “Apa
iya ya?” dan ya yang lainnya. Dan akhirnya sampai disini. Dengan 8 akhwat Badan
Pengurus Harian lainnya, 9 ikhwan yang berada di balik hijab sana.. 18 Staff
Khusus akhwat yang kece-kece serta 16 Staff Khusus ikhwan yang ngga kalah
strong.
Tahun lalu,
aku membacakan bai’at qiyadah bersama Arif.
Bismillahirahmanirrahiim
Dengan
Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
BAI’AT
KEPENGURUSAN KEROHANIAN ISLAM (ROHIS) SMA N 14
MASA
JIHAD 2011-2012
I.
BAI’AT PEMIMPIN
(QIYADAH) ROHIS 14
1. Saya
berjanji akan menjadi pemimpin yang baik.
2. Saya
berjanji akan berusaha untuk melindungi, dan memperjuangkan hak-hak anggota
saya.
3. Saya
berjanji akan menjadi qudwah (teladan) bagi setiap orang, khususnya
anggota-anggota saya.
4. Saya
berjanji akan tetap menjaga izzah islam islam dan ROHIS 14 di manapun dan kapanpun.
5. Saya
berjanji akan mengambil tindakan tegas dalam setiap masalah yang ada; dan
6. Saya
berjanji akan selalu menanamkan nilai-nilai islam dalam hati saya dan seluruh
anggota saya.
II.
BAI’AT ANGGOTA
(JUNDIYAH) ROHIS 14
1. Saya
berjanji akan taat dan percaya kepada pemimpin saya dalam hal kebaikan dan
tidak melanggar nilai-nilai islam.
2. Saya
berjanji akan meluruskaan pemimpin saya apabila melanggar nilai-nilai islam.
III.
BAI’AT PENGURUS ROHIS
14
1. Kami
berjanji siap menerima dan menjalankan amanah sebagai pengurus ROHIS 14 masa
jihad 2011-2012 dengan ikhlas, tanpa niat selain karena Allah SWT.
2. Kami
berjanji akan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-sunnah dalam menjalankan
amanah ini.
3. Kami
berjanji akan menjaga akhlak kami sesuai dengan syari’at islam.
4. Kami
berjanji akan menjalankan amanah ini dalam landasan ukhuwah islamiyyah.
5. Kami
berjanji akan mempertanggungjawabkan amanah ini, baik di dunia dan akhirat; dan
6. Kami
berjanji tidak akan melalaikan amanah ini walau hanya sesaat.
“ Jika saya memenuhi janji ini, maka pahalanya
terserah kepada Allah SWT.
Dan apabila saya menlanggar janji ini, maka
urusannya terserah kepada Allah SWT.”
Merinding
sekali waktu baca ini kembali kertas ini.. ya Allah. Setahun yang lalu. Aku dan
kak Soffa berpelukan. Air mata haru, entah apa rasanya bercampur jadi satu. Satu
harapan dan cita-citaku waktu itu, “Ya Allah izinkan silmy memberikan yang
terbaik buat 14..”
Dan waktu
bergulir punya cerita.
Proker pertama
kita adalah kepak, Idul Adha, TA, Maulid, Twiter, Sanlat dan LDKI, MOSIS, PILAR
sampai akhirnya Idul Adha lagi..
Setahun itu
cepat ya
Bersama
dalam sebuah wadah bernama ROHIS itu lucu ya, masih jelas teringat kadang
akhwat menangis karena kesal ikhwannya batu, akhwat marah-marah karena sudah
H-sekian tapi persiapan belum apa-apa. Pernah pula tumpah seluruh rasa,
kenyamanan dan saling pengertian. Perpus masjid masih jadi saksi bisu setahun
yang lalu. Bagaimana kita mengungsi, karena mesjid di renovasi, perpus
kebanjiran pas twiter, saling mengingatkan akan jani Allah dan keoptimisan kita
di setiap langkah yang berjalan.
Rohis udah
mengajarkan banyak hal, dari hal kecil untuk lebih bisa dinamis, lebih tau rasanya
ukhuwah yang manis, lebih mengerti akan dunia yang bergaris.
All everything.
Menjadi pemimpin sama sekali ngga mudah, ngga seperti membalikkan telapak
tangan. Kadang kala ada posisi dimana kita berada ditengah-tengah. Konsisten dan
harus berani mengambil tindakan. Kepada pemimpin pulalah semuanya bermula, mau
menjadi bangunan yang tinggi dan kokoh atau justru hancur perlahan-lahan.
Disini bisa
tertawa lepas, saling meledek. Saling diskusi masalah. Saling menyadarkan “Hey,
kita jalan di tempat loh. Mana progressnya? Saling bertanya kabar. Saling menyusun
rencana untuk kedepan.
Rindu benar
aku saat-saat itu. pulang jam 8 sudah biasa. Hampir setiap hari malah. Yang aku
heran “Kok bisa ya?” hehe, senyum ini. Untuk semuanya.
Setahun memang
murni berlalu.
Namun yang
kurasakan kini sungguh berbeda. Aku merasa kehilangan. Kehilangan semua itu
pelan-pelan. Liqo rutin, kumpul-kumpul, semuanya kok terasa hambar ya?
Kelas 12 “katanya”
keras, harus belajar lebih, pulang langsung pulang aja ya, urusan lain bukan
urusan saya, saya udah ga boleh pulang lama-lama lagi.
Well, itu
pilihan. Tapi Cuma mau titip kata, aku rindu. Entah apa hanya aku yang
merasakan atau kalian-kalian yang disana juga ikut merasakan?
Apa aku
rindu sendiri saja? Tapi kuyakin tidak, karena kalian aku ada disini, sekuat
ini. Semoga kita dipertemukan di Jannah-Nya kelak, karena cinta-cinta kita yang
berumpun karena Allah..
Perjuangan belum
usai kawan. Tetap semangat, ingat janji-Nya,
Salam
setahun
Makasih buat
semuanya
sebuah foto
gatau kenapa tiba-tiba pengen ngepost foto ini, entahlah mungkin berhubungan sama hobi saya menulis dan viewnya indah banget, di hutan gitu kayanya, sendirian lagi,
thanks to photographer Marieee Patricia"Kita senasib yahh"
banyak banget yang pengen saya ceritakan tentang wabah kelas 12, tentang Gaza dan mimpi-mimpi saya, but not now. masih banyak tugas menanti, semangat kelas 12 semuanyaa!
"Tidak ada pelaut tangguh yang lahir dari ombak yang damai. tapi pelaut tangguh lahir di terjang badai," -kak kalika mabit
"Jangan lupa sama dakwahnya yaaa:)"
Sunday, November 11, 2012
ikutip dari sebuah dokumen tua yang teronggok di salah satu sudut terlupakan Ruang OSIS SMA N 14
(dan semoga saat ini masih ada)
Spesial untuk adik-adik tercinta OSIS dan MPK SMAN 14
MATINYA ORGANISASI
Kepada Semuanya, Ketahui & Ingatlah : Bahwa Kekuatan Terpenting, Terbesar, dan Termahal dari sebuah Organisasi bukanlah dokumen-dokumen mengenai aktivitas mereka, bukan juga komputer dengan segala kecanggihan perangkat teknologi yang melengkapinya, bukan pula berbagai alat komunikasi berkecepatan tinggi dan berjangkauan luas yang dimilikinya, bukan juga terletak pada besarnya dana yang mereka miliki dan investasikan, pun bukan pada banyaknya jumlah dan kualitas kendaraan yang memudahkan aktivitas orang dan barang yang berada dalam genggamannya, juga bukan pada megahnya bangunan & luasnya tanah, dan juga jangan berfikir bahwa kekuatan mutlak organisasi itu terletak pada sistem organisasi terbaik yang telah mentradisi dalam keseharian aktivitas mereka.
Bukan!!!
Bukan pada semua itu kekuatan organisasi ditegakkan dan diteguhkan!!!
Sesungguhnya, Kekuatan Terpenting, Terbesar, & Termahal dari sebuah organisasi terletak pada PEJUANG-nya!!! Keutamaan & Keunggulan PEJUANG-nya!!!
Percuma saja sebuah organisasi memiliki semua aset dan perangkat sistem yang diperlukannya, tetapi organisasi itu tidak memiliki pejuang yang unggul. Jika hal itu yang terjadi, maka lakukanlah salah satu pilihan ini :
1) Organisasi itu harus (segera) melakukan pengkaderan (regenerasi)
2) Organisasi itu harus (segera) mencari atau membeli kader dari organisasi lain, atau dengan sangat terpaksa
3) Organisasi itu harus (segera) menyiapkan kain kafan dan batu nisan bagi dirinya sendiri karena kematian akan segera menjemput organisasi itu.
Sungguh ironis...
Organisasi itu harus mati dalam keadaan yang memilukan !
Gagal tercatat dalam tinta emas lembaran sejarah !!!
Persembahan sederhana pembakit semangat untuk teman-teman tercinta yang sedang berjuang..
“lembaran agenda organisasi tak sekedar program kerja. Rapat tak sekedar pertemuan rutin. Salam tak sekedar sapa. Senyum tak sekedar pemanis. Lebih dari itu.. pada setiap hembusan nafas, ada harapan. Pada setiap usaha adalah kecintaan. Karenanya.. pada setiap tetes peluh, harusnya dirasakan kenikmatan. Pada setiap gores luka, harusnya menyisakan berjuta pelajaran. Setiap detik pada kebersamaan ini, begitu berharga..”
Adalah sebuah anugerah yang indah ketika aku dan teman-teman kelas 12 diperkenankan untuk bertemu dan menyaksikan bersemainya bunga-bunga pejuang muda nan indah di ranah organisasi SMAN 14 Jakarta. Tiada cerita lebih indah dari apa yang telah digariskanNya. Betapa baiknya Tuhan, yang telah mempertemukan kita dalam jalan yang baik.
Teman-teman, sekarang tongkat estafet itu ada pada genggaman kalian. Tongkat yang dulu pernah di usung dengan lelah dan peluh. Tongkat yang juga para pendahulu pernah perjuangkan dengan dera dan air mata. Tongkat yang mengukir tinta emas keindahan organisasi di atas jalan juang ini..
Maafkan jika di jalan ini tidak banyak mewariskan kesenangan. Karena tabiat jalan ini memang tak pernah berhiaskan keindahan. Karena tabiat jalan ini tidak selalu bahagia dan diliputi dengan tawa. Karena tabiat jalan ini mengharuskan pewarisnya senantiasa bersabar dalam berjuang bersama sama dan saling memahami dalam makna ke ikhlasan. Karena tabiat jalan ini membutuhkan semangat perbaikan dan keteguhan tekad.
Agenda organisasi kedepan bukan sekedar penunaian kewajiban, pemenuhan proker, atau jalan kebanggaan angkatan. Begitu banyak agenda perubahan yang harus segera berjalan. Begitu panjang catatan perbaikan menuju visi bersama. Begitu besar pula harapan pembentukan adik-adik penerus perjuangan..
Tapi kalau sampai hari ini masih ada yang menganggap organisasi hanya sebagai wadah untuk popularitas, lebih baik mundur sekarang juga. Jika masih menganggap organisasi hanya dijadikan wadah untuk mendapatkan ke-eksklusivan, sangat disarankan untuk mundur sekarang juga! Mungkin lebih baik dicukupkan saja organisasi di SMAN 14 sampai sini. “……harus (segera) menyiapkan kain kafan dan batu nisan bagi dirinya sendiri karena kematian akan segera menjemput organisasi itu.”
Teman-teman.. semua ini berkaitan dengan hati-hati manusia. Maka mustahil akan berhasil jika tidak bersegera memperbaiki hubungan dengan Tuhan, mustahil jika tidak bersegera memperbaiki hubungan dengan teman-teman kita sendiri, yang seharusnya ada saat ini untuk berjuang bersama-sama.
Bersiaplah dengan segala kemungkinan. Materi tak selamanya menjamin keberhasilan organisasi. Sarana tak melulu ada untuk mendukung usaha kita.
Bila organisasi didirikan atas dasar landasan kebersamaan, maka jagalah ikatan persaudaraan itu. Mari belajar saling memahami dan berhenti menghakimi. Jalinlah setiap simpul kebersamaan dalam eratnya tali persatuan. Mulailah sehat berkoordinasi tanpa mengambil keputusan sendiri. Maknailah bahwa perjuangan itu butuh kebersamaan, bukan keegoisan dan bekerja sendirian. Mari jaga teman-teman kita layaknya kita menjaga diri kita sendiri. Supaya tak ada hak-haknya yang lalai terabaikan, supaya tak ada hati-hati yang tersakiti atau merasa tak terperhati.
Berikan usaha terbaik kita dalam setiap kesempatan yang ada. Mungkin dari waktu ke waktu kepemimpinan ini kian membuat jenuh, bahkan mengajak langkah untuk berhenti. Tapi percayalah, Tuhan telah mempercayai kalian untuk mengemban ini semua, maka atas izinNya pula kalian akan bias menjalankan amanah ini dengan baik. Percayalah, teman-teman semua disini ada untuk mencapai visi bersama, yang tentunya diraih secara bersama.
Biarkan gedung sekolah, lapangan, masjid dan seluruh alam menjadi saksi perjuangan ini. Biarkan mereka bersaksi dalam kejujuran yang sejujur-jujurnya akan usaha perbaikan dan perubahan yang kita jalankan demi terwujudnya visi perbaikan yang mulia.
Teman-teman, bersegeralah karena waktu tiada menanti kesiapan kita. Bersegeralah karena waktu tiada menunggu kelambatan kita. Bersiaplah dengan apapun yang kita mampu. Bersiaplah dengan apapun yang kita miliki. Siapkan hati nan ikhlas sebening salju, siapkan hati nan lapang seluas samudera. Siapkan hati nan kokoh sekuat baja. Siapkan ruhiyah nan teguh bersahaja.
-note seorang kakak kelas..
dan aaaah ini namanya tersentuh, tergerak, menangis, merenung
beberapa hari ini memang sedang dihadapkan pada pokok bahasan ini.. semuanya akan segera kami lepaskan, amanah ini akan bergulir..
rasanya baru saja kemarin kakak-kakak berwajah cerah itu memandatkan amanah kepada kami, hari ini kamilah yang akan memandatkan hal ini kepada adik kami, sedih ada, senang juga ada, beberapa rasa lain juga di aduk menjadi satu.
ya, ini pahit manisnya, ini ujung kami memegang amanah namun bukan berarti kami akan melepaskan semuanya. semua akan tetap kami perhatikan meskipun dari sisi yang berbeda
kemarin, masih banyak wajah-wajah yang ingin cepat melepaskan
masih banyak wajah-wajah yang tak sabar dan tak peduli lagi
namun wajah-wajah itu sangat ingin aku peluk sekarang, dan hanya ingin ku katakan maaf karena semua ini begitu cepat, biar kita sekarang berjuang di jalan yang berbeda
akademis,
janji kita pada orangtua kita,
kerajinan kita,
perhatian kita akan pelajaran,
ya ini yang akan mewarnai hari kita beberapa bulan kedepan.
kita akan sibuk, sangat. ini adalah konsekuensi sebagai pelajar, meski berat melepasnya, meski berat harus berganti perjuangan, ini mesti kita lakukan..
mau bagaimanapun nanti, mau dimanapun nati, tetap lakukan yang terbaik.. Allah bersama kita..
karena orang pintar akan kalah dengan orang rajin, right?
yaaaaa,
untuk adik-adikku sayang, ini awalan kalian. kami percaya sungguh kalian bisa, kami akan tetap membantu sebisa kami...
*ah suasananya tiba2 haru.
ya Allah, waktu berjalan begitu cepatttt
jadi inget cerpen saya di bultah "Wahai Waktu"
bener ngga kaya gitu?
yasudahlah, ini juga sudah melanggar perjanjian sama ummi, malem ini harusnya belajar ngga pake ngeblog.
i just wanna say,
thanks for one year with me.. FRIENDS..
11-11-12
(dan semoga saat ini masih ada)
Spesial untuk adik-adik tercinta OSIS dan MPK SMAN 14
MATINYA ORGANISASI
Kepada Semuanya, Ketahui & Ingatlah : Bahwa Kekuatan Terpenting, Terbesar, dan Termahal dari sebuah Organisasi bukanlah dokumen-dokumen mengenai aktivitas mereka, bukan juga komputer dengan segala kecanggihan perangkat teknologi yang melengkapinya, bukan pula berbagai alat komunikasi berkecepatan tinggi dan berjangkauan luas yang dimilikinya, bukan juga terletak pada besarnya dana yang mereka miliki dan investasikan, pun bukan pada banyaknya jumlah dan kualitas kendaraan yang memudahkan aktivitas orang dan barang yang berada dalam genggamannya, juga bukan pada megahnya bangunan & luasnya tanah, dan juga jangan berfikir bahwa kekuatan mutlak organisasi itu terletak pada sistem organisasi terbaik yang telah mentradisi dalam keseharian aktivitas mereka.
Bukan!!!
Bukan pada semua itu kekuatan organisasi ditegakkan dan diteguhkan!!!
Sesungguhnya, Kekuatan Terpenting, Terbesar, & Termahal dari sebuah organisasi terletak pada PEJUANG-nya!!! Keutamaan & Keunggulan PEJUANG-nya!!!
Percuma saja sebuah organisasi memiliki semua aset dan perangkat sistem yang diperlukannya, tetapi organisasi itu tidak memiliki pejuang yang unggul. Jika hal itu yang terjadi, maka lakukanlah salah satu pilihan ini :
1) Organisasi itu harus (segera) melakukan pengkaderan (regenerasi)
2) Organisasi itu harus (segera) mencari atau membeli kader dari organisasi lain, atau dengan sangat terpaksa
3) Organisasi itu harus (segera) menyiapkan kain kafan dan batu nisan bagi dirinya sendiri karena kematian akan segera menjemput organisasi itu.
Sungguh ironis...
Organisasi itu harus mati dalam keadaan yang memilukan !
Gagal tercatat dalam tinta emas lembaran sejarah !!!
Persembahan sederhana pembakit semangat untuk teman-teman tercinta yang sedang berjuang..
“lembaran agenda organisasi tak sekedar program kerja. Rapat tak sekedar pertemuan rutin. Salam tak sekedar sapa. Senyum tak sekedar pemanis. Lebih dari itu.. pada setiap hembusan nafas, ada harapan. Pada setiap usaha adalah kecintaan. Karenanya.. pada setiap tetes peluh, harusnya dirasakan kenikmatan. Pada setiap gores luka, harusnya menyisakan berjuta pelajaran. Setiap detik pada kebersamaan ini, begitu berharga..”
Adalah sebuah anugerah yang indah ketika aku dan teman-teman kelas 12 diperkenankan untuk bertemu dan menyaksikan bersemainya bunga-bunga pejuang muda nan indah di ranah organisasi SMAN 14 Jakarta. Tiada cerita lebih indah dari apa yang telah digariskanNya. Betapa baiknya Tuhan, yang telah mempertemukan kita dalam jalan yang baik.
Teman-teman, sekarang tongkat estafet itu ada pada genggaman kalian. Tongkat yang dulu pernah di usung dengan lelah dan peluh. Tongkat yang juga para pendahulu pernah perjuangkan dengan dera dan air mata. Tongkat yang mengukir tinta emas keindahan organisasi di atas jalan juang ini..
Maafkan jika di jalan ini tidak banyak mewariskan kesenangan. Karena tabiat jalan ini memang tak pernah berhiaskan keindahan. Karena tabiat jalan ini tidak selalu bahagia dan diliputi dengan tawa. Karena tabiat jalan ini mengharuskan pewarisnya senantiasa bersabar dalam berjuang bersama sama dan saling memahami dalam makna ke ikhlasan. Karena tabiat jalan ini membutuhkan semangat perbaikan dan keteguhan tekad.
Agenda organisasi kedepan bukan sekedar penunaian kewajiban, pemenuhan proker, atau jalan kebanggaan angkatan. Begitu banyak agenda perubahan yang harus segera berjalan. Begitu panjang catatan perbaikan menuju visi bersama. Begitu besar pula harapan pembentukan adik-adik penerus perjuangan..
Tapi kalau sampai hari ini masih ada yang menganggap organisasi hanya sebagai wadah untuk popularitas, lebih baik mundur sekarang juga. Jika masih menganggap organisasi hanya dijadikan wadah untuk mendapatkan ke-eksklusivan, sangat disarankan untuk mundur sekarang juga! Mungkin lebih baik dicukupkan saja organisasi di SMAN 14 sampai sini. “……harus (segera) menyiapkan kain kafan dan batu nisan bagi dirinya sendiri karena kematian akan segera menjemput organisasi itu.”
Teman-teman.. semua ini berkaitan dengan hati-hati manusia. Maka mustahil akan berhasil jika tidak bersegera memperbaiki hubungan dengan Tuhan, mustahil jika tidak bersegera memperbaiki hubungan dengan teman-teman kita sendiri, yang seharusnya ada saat ini untuk berjuang bersama-sama.
Bersiaplah dengan segala kemungkinan. Materi tak selamanya menjamin keberhasilan organisasi. Sarana tak melulu ada untuk mendukung usaha kita.
Bila organisasi didirikan atas dasar landasan kebersamaan, maka jagalah ikatan persaudaraan itu. Mari belajar saling memahami dan berhenti menghakimi. Jalinlah setiap simpul kebersamaan dalam eratnya tali persatuan. Mulailah sehat berkoordinasi tanpa mengambil keputusan sendiri. Maknailah bahwa perjuangan itu butuh kebersamaan, bukan keegoisan dan bekerja sendirian. Mari jaga teman-teman kita layaknya kita menjaga diri kita sendiri. Supaya tak ada hak-haknya yang lalai terabaikan, supaya tak ada hati-hati yang tersakiti atau merasa tak terperhati.
Berikan usaha terbaik kita dalam setiap kesempatan yang ada. Mungkin dari waktu ke waktu kepemimpinan ini kian membuat jenuh, bahkan mengajak langkah untuk berhenti. Tapi percayalah, Tuhan telah mempercayai kalian untuk mengemban ini semua, maka atas izinNya pula kalian akan bias menjalankan amanah ini dengan baik. Percayalah, teman-teman semua disini ada untuk mencapai visi bersama, yang tentunya diraih secara bersama.
Biarkan gedung sekolah, lapangan, masjid dan seluruh alam menjadi saksi perjuangan ini. Biarkan mereka bersaksi dalam kejujuran yang sejujur-jujurnya akan usaha perbaikan dan perubahan yang kita jalankan demi terwujudnya visi perbaikan yang mulia.
Teman-teman, bersegeralah karena waktu tiada menanti kesiapan kita. Bersegeralah karena waktu tiada menunggu kelambatan kita. Bersiaplah dengan apapun yang kita mampu. Bersiaplah dengan apapun yang kita miliki. Siapkan hati nan ikhlas sebening salju, siapkan hati nan lapang seluas samudera. Siapkan hati nan kokoh sekuat baja. Siapkan ruhiyah nan teguh bersahaja.
-note seorang kakak kelas..
dan aaaah ini namanya tersentuh, tergerak, menangis, merenung
beberapa hari ini memang sedang dihadapkan pada pokok bahasan ini.. semuanya akan segera kami lepaskan, amanah ini akan bergulir..
rasanya baru saja kemarin kakak-kakak berwajah cerah itu memandatkan amanah kepada kami, hari ini kamilah yang akan memandatkan hal ini kepada adik kami, sedih ada, senang juga ada, beberapa rasa lain juga di aduk menjadi satu.
ya, ini pahit manisnya, ini ujung kami memegang amanah namun bukan berarti kami akan melepaskan semuanya. semua akan tetap kami perhatikan meskipun dari sisi yang berbeda
kemarin, masih banyak wajah-wajah yang ingin cepat melepaskan
masih banyak wajah-wajah yang tak sabar dan tak peduli lagi
namun wajah-wajah itu sangat ingin aku peluk sekarang, dan hanya ingin ku katakan maaf karena semua ini begitu cepat, biar kita sekarang berjuang di jalan yang berbeda
akademis,
janji kita pada orangtua kita,
kerajinan kita,
perhatian kita akan pelajaran,
ya ini yang akan mewarnai hari kita beberapa bulan kedepan.
kita akan sibuk, sangat. ini adalah konsekuensi sebagai pelajar, meski berat melepasnya, meski berat harus berganti perjuangan, ini mesti kita lakukan..
mau bagaimanapun nanti, mau dimanapun nati, tetap lakukan yang terbaik.. Allah bersama kita..
karena orang pintar akan kalah dengan orang rajin, right?
yaaaaa,
untuk adik-adikku sayang, ini awalan kalian. kami percaya sungguh kalian bisa, kami akan tetap membantu sebisa kami...
*ah suasananya tiba2 haru.
ya Allah, waktu berjalan begitu cepatttt
jadi inget cerpen saya di bultah "Wahai Waktu"
bener ngga kaya gitu?
yasudahlah, ini juga sudah melanggar perjanjian sama ummi, malem ini harusnya belajar ngga pake ngeblog.
i just wanna say,
thanks for one year with me.. FRIENDS..
11-11-12
Tuesday, October 30, 2012
Puisi buat Bu Idan
Perjalanan Kita
Bu Idan,
Kala kami memandang,
Sinar nan cerah mengerubungi
Guratan tanda kasih mengepung
Dan kebijakan memeluk
Dalam perjalan 15 bulan bersama
Ada suka yang engkau bagi pada
kami
Tak pelak, dukapun kita jalani
bersama
Di luar sana, banyak yang tak
tahu
Bahwa kau akar tunggang bertahan
Diatas terpaan badai berita
Kau berjuang atas kami
Bertahan atas metamorfosis
keadaan
Dengan menjunjung tinggi
kehadapan
14 kembali merangkak
Perlahan berjalan
Dan sedang berlari
Menuju 3 mimpimu
Dalam perjalanan
Bu Idan tiap hari berkeliling
Bertanya tentang perkembangan
Tentang berbagai kegiatan
Tentang masalah yang menimpa
Di klimaks perjalanan ini
Rasanya tak rela melepasmu pergi
Bu,
Rasanya kami ingin berteriak
“Jangan”
Rasanya kehilangan itu sulit dan
sesak
Rasanya ingin kita selesaikan ini
bersama
Namun takdir tetaplah takdir
Biarkan ia begitu adanya
Di balut tangis dan duka,
Kami percaya ini bukanlah akhir
Ya, estafet ini kembali kita
genggam
Meski tanpa engkau Bu,
Kami akan terus berlari
Mengangkat tinggi nama 14
Sungguh
Di atas tanah kami berdiri
Berjanji
Menjadi anak terbaik negeri
-silmykaaffah
28-10-12
Harga Sebuah Tangan
Assalamualaikum.wr.wb
seminggu yang lalu, di rumah skait baru siuman dari biusnya, Alhamdulillah ngga bius total jadi cepet sadarnya. dan aku merasakan sesuatu yang berbeda.
Ah, betapa berharganya sebuah tulang kecil dibawah kelingkingku ini. sehingga operasi menjadi salah satu cara aku kembali menemukan sesuatu itu. luar biasa, seminggu yang lalu ada rasa yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. takut akan di operasi. aku tahu di operasi itu sederhana. tapi rasa deg-degannya, takut sesuatu terjadi masih saja menempel hingga memasuki ruang operasi.
kita ngga pernah tau barangkali aku yang dipilih Allah waktu dokternya salah ngebius, atau dosis obat biusnya membuat aku ngga bangun-bangun lagi. dan semua orang bilang, "tenang silmy, semua akan baik-baik aja," tapi ngga bisa. aku hanya berzikir dalam hati, meminta jika aku dikembalikan kepada-Mu, aku dalam sedang dalam kondisi yang baik, menyebut asma-Mu.
ya, begitulah dan Alhamdulillah semua berjalan lancar seminggu yang lalu.
masih ingat tangannya kebas, tangan kirinya ngga bisa bergerak. ya Allah kaya gapunya tangan..
untuk pertama kali ngerasain sholat sambil tiduran, hanya dengan pandangan mata. Allah, makasih telah membuatku membuka mata kembali.
ditemani ummi, ada ci pii, abi, oi, nida, pakde yugo dateng, menjenguk. kondisi seperti ini ngga bisa apa-apa cuma bisa tidur.
tadinya ku pikir operasi tinggal sekedar dibelah tangannya, pasang pen, sudah. ternyata engga, malam jam 12 tanganku sudah mulai bisa digerakkan, ternyata.. perih. luka bekas operasi terasa nyeri. ya, operasi tidak sesederhana itu. dan harus disuntik antibiotik supaya ngga infeksi. well, sepertinya aku harus merelakan 2 idul adha terlewati, di Mabit, di sekolah. ummi ngga memberi izin aku ikut bantu-bantu. lah wong buat gerak aja sakit.
bersyukurnya hari kamis sore dokter titus sudah memperbolehkan aku pulang. begitu mengurus administrasi. zzzzzz. harga sebuah tangan ini, bisa membeli motor baru, bisa buat umroh pula. aku menangis, mi seharusnya ngga gini, terlalu mahal.
aku cuma bisa bilang ini ke ummi "Mi, silmy janji masuk UI mi.."
Alhamdulillah ada asuransi Prudential yang membantu setengahnya. tapi tetep aja ngga tega.. ah betapa cerobohnya diri ini hingga harus operasi.
masih terbayang semuanya, kejadian sebelum kecelakaan, kelalaianku dalam menjalankan amanah, terbuai oleh bayangan semu yang seharusnya ngga aku miliki sekarang. aku sadar mungkin ini sebuah teguran sekaligus cobaan.
seminggu berlalu tidak terasa, tangan ini masih diperban. ngga boleh kena air selama seminggu.
"Semoga setelah ini kamu bisa jadi lebih dewasa silmy," itu kata ummi.
semuanya ummi, apa-apa ummi,
ummi, you're the best mom for me. ngga lebih ngga kurang, "Ya Allah jangan sampai aku menyakiti perasaan wanita yang lembut hatinya ini.."
tulisannya kaya menclak-menclok ya, saking nggatau mau nulis apa, cuma mau cerita tentang operasi ini, tentang pelajarannya. maaf random banget. -_______-
tadi abis buka fb dan terereret banyak komentar kakak kelas yang membuatku kembali sadar, bangkit! Islam. terutama di 14 butuh diperjuangkan. ada Rohis, medianya. lalu kenapa masih stuck disini? mau bergerak lebih, mau berjuang lagi, mau kembali mengibarkan panji-panji Islam di 14. semangat lagi (semoga ngga cuma saya yang semnagat)
ah, teman-teman sudah lama kita kaya gini, apa ngga mau berubah?
semangat belajar dan berjuangnya.\
karena Allah selalu bersama kita..
senja,
30-oktober-2012
silmykaaffah
seminggu yang lalu, di rumah skait baru siuman dari biusnya, Alhamdulillah ngga bius total jadi cepet sadarnya. dan aku merasakan sesuatu yang berbeda.
Ah, betapa berharganya sebuah tulang kecil dibawah kelingkingku ini. sehingga operasi menjadi salah satu cara aku kembali menemukan sesuatu itu. luar biasa, seminggu yang lalu ada rasa yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. takut akan di operasi. aku tahu di operasi itu sederhana. tapi rasa deg-degannya, takut sesuatu terjadi masih saja menempel hingga memasuki ruang operasi.
kita ngga pernah tau barangkali aku yang dipilih Allah waktu dokternya salah ngebius, atau dosis obat biusnya membuat aku ngga bangun-bangun lagi. dan semua orang bilang, "tenang silmy, semua akan baik-baik aja," tapi ngga bisa. aku hanya berzikir dalam hati, meminta jika aku dikembalikan kepada-Mu, aku dalam sedang dalam kondisi yang baik, menyebut asma-Mu.
ya, begitulah dan Alhamdulillah semua berjalan lancar seminggu yang lalu.
masih ingat tangannya kebas, tangan kirinya ngga bisa bergerak. ya Allah kaya gapunya tangan..
untuk pertama kali ngerasain sholat sambil tiduran, hanya dengan pandangan mata. Allah, makasih telah membuatku membuka mata kembali.
ditemani ummi, ada ci pii, abi, oi, nida, pakde yugo dateng, menjenguk. kondisi seperti ini ngga bisa apa-apa cuma bisa tidur.
tadinya ku pikir operasi tinggal sekedar dibelah tangannya, pasang pen, sudah. ternyata engga, malam jam 12 tanganku sudah mulai bisa digerakkan, ternyata.. perih. luka bekas operasi terasa nyeri. ya, operasi tidak sesederhana itu. dan harus disuntik antibiotik supaya ngga infeksi. well, sepertinya aku harus merelakan 2 idul adha terlewati, di Mabit, di sekolah. ummi ngga memberi izin aku ikut bantu-bantu. lah wong buat gerak aja sakit.
bersyukurnya hari kamis sore dokter titus sudah memperbolehkan aku pulang. begitu mengurus administrasi. zzzzzz. harga sebuah tangan ini, bisa membeli motor baru, bisa buat umroh pula. aku menangis, mi seharusnya ngga gini, terlalu mahal.
aku cuma bisa bilang ini ke ummi "Mi, silmy janji masuk UI mi.."
Alhamdulillah ada asuransi Prudential yang membantu setengahnya. tapi tetep aja ngga tega.. ah betapa cerobohnya diri ini hingga harus operasi.
masih terbayang semuanya, kejadian sebelum kecelakaan, kelalaianku dalam menjalankan amanah, terbuai oleh bayangan semu yang seharusnya ngga aku miliki sekarang. aku sadar mungkin ini sebuah teguran sekaligus cobaan.
seminggu berlalu tidak terasa, tangan ini masih diperban. ngga boleh kena air selama seminggu.
"Semoga setelah ini kamu bisa jadi lebih dewasa silmy," itu kata ummi.
semuanya ummi, apa-apa ummi,
ummi, you're the best mom for me. ngga lebih ngga kurang, "Ya Allah jangan sampai aku menyakiti perasaan wanita yang lembut hatinya ini.."
tulisannya kaya menclak-menclok ya, saking nggatau mau nulis apa, cuma mau cerita tentang operasi ini, tentang pelajarannya. maaf random banget. -_______-
tadi abis buka fb dan terereret banyak komentar kakak kelas yang membuatku kembali sadar, bangkit! Islam. terutama di 14 butuh diperjuangkan. ada Rohis, medianya. lalu kenapa masih stuck disini? mau bergerak lebih, mau berjuang lagi, mau kembali mengibarkan panji-panji Islam di 14. semangat lagi (semoga ngga cuma saya yang semnagat)
ah, teman-teman sudah lama kita kaya gini, apa ngga mau berubah?
semangat belajar dan berjuangnya.\
karena Allah selalu bersama kita..
senja,
30-oktober-2012
silmykaaffah
Monday, October 22, 2012
Sabtu, 201012
Assalamualaikum.wr.wb
kemarin itu REKORS! abis UTS, belajar apa salahnya kita merilekskan diri, masak-masak. yaps, ini dia namanya akhwat. sementara ikhwannya main futsal haha.
UTS kali ini ya begitu, layaknya seorang anak yang belajar.. berusaha walaupun kadang masih belum maksimal. tapi lebih dari itu selama UTS banyak belajar bareng sama temen, ngerasa kita ngga sendirian. saling sharing ilmu.. ya this, kelas 12 ngga boleh luntur ukhuwahnya.
jadi kemarin itu dari rumah embah langsung kerumah kenny, minjem baju himma sama kerudung kenny. wahaha modal kali akunya. dan langsung masak. bakso menu utama. dan ibunya kenny bener2 bikin kita ngerasa ngga ngerti apa-apa. mau bikin sambel aja nanya mulu. oalah. terus bikin nasi goreng, yummy.. dan es buah, puding,. ma'em mbabro.
di sela-sela itu ada kejadian dramatis oleh teman kita yang mungkin gausah diceritain disni. tapi insyaAllah kekal kedepannya, aamiin.
Makasih ya ukhti-ukhti sayang, walaupun ngundang hampir 70 orang, yang dateng ngga lebih dari 30 orang, itu insyaAllah lebih dari cukup. mungkin mereka yang ngga dateng punya alasan sendiri.
terakhir ini adalah kejadian yang tiba-tiba membuka mata saya, menyadari bahwa selama ini ada yang salah dari diri saya, dan yang pertama kali saya ingat adalah "Ya Allah, Silmy udah salah banyak, kasih silmy kesempatan untuk berbuat lebih baik,"
jadi, hari Sabtu 20 Oktober 2012 pukul lebih kurang 14.35 aku melaju dengan motorku, motor abi lebih tepatnya dari rumah Kenny, harusnya hari ini ikut acara Dauroh Murobbi yang ummi suruh tapi, berhubung ada kejadian dramatis tadi, pulangnya aku undur, dan sampailah di belokkan PGC, yang terakhir aku pikirkan adalah "Hehe, kemaren boncengin Elsa lewat sini," dan tiba-tiba "BRUK!" motornya kesenggol orang, tubuhku ini terpelanting jauh menuju trotoar, ngga ketiban motor Alhamdulillah. tapi, yang pertama kali mendarat adalah tangan kiriku. hasil dari jatuh itu adalah kelingking kirinya agak bergeser sedikir, dagu kiri bengkak tapi belum tau kenapa, mungkin akibat benturan dan pinggang kiri biru lebam.
"Aku tak tahu ini musibah atau anugerah, aku hanya berprasangka baik kepada Allah," -Salim A Fillah.
cuma itu yang aku inget, biarlah orang mau bilang apa. biarlah sang penyenggol itu berlalu. biarlah luka ini menjadi penambah imanku, aamiin.
yang aku lakukan adalah langsung telepon ummi, dan ada mbak-mbak yang langsung nolongin, dikasih air hangat, dan tangan kiri ini gemetar menerimanya, Allah, ada apa? motornya giginya masuk, dan remnya hampir patah, spionpun juga pecah. fix, 3 bulan naik motor, 6x jatuh, 3x mecahin kaca spion. Alhamdulillah abi selalu sabar.
cukup lama menunggu, sang ibu memijat-mijat kelingkingku, Allah.. ini rasanya sakit.
dan Abi datang bersama nida. aku pulang, langsung ke tempat urut. disini, belajar akan sebuah kesakitan memang pasti dirasakan untuk menuju kesembuhan.
diurut lebih sakit dari jatuhnya.
cuma itu yang bisa aku kasih tau,
sampai dirumah, ummi pulang dan memelukku, tiba-tiba saja air mata ini menetes. "Ummi, silmy takut.."
begitulah, ini sebuah takdir, aku percaya ini cara Allah menyayangiku. agar aku lebih berhati-hati. dan ngga boleh kapok bawa motor lagi, semangat. masih banyak PR kita, masih banyak pelajaran yang nunggu kita pelajarin.
Biarlah begitu adanya
xoxo
silmykaaffah
kemarin itu REKORS! abis UTS, belajar apa salahnya kita merilekskan diri, masak-masak. yaps, ini dia namanya akhwat. sementara ikhwannya main futsal haha.
UTS kali ini ya begitu, layaknya seorang anak yang belajar.. berusaha walaupun kadang masih belum maksimal. tapi lebih dari itu selama UTS banyak belajar bareng sama temen, ngerasa kita ngga sendirian. saling sharing ilmu.. ya this, kelas 12 ngga boleh luntur ukhuwahnya.
jadi kemarin itu dari rumah embah langsung kerumah kenny, minjem baju himma sama kerudung kenny. wahaha modal kali akunya. dan langsung masak. bakso menu utama. dan ibunya kenny bener2 bikin kita ngerasa ngga ngerti apa-apa. mau bikin sambel aja nanya mulu. oalah. terus bikin nasi goreng, yummy.. dan es buah, puding,. ma'em mbabro.
di sela-sela itu ada kejadian dramatis oleh teman kita yang mungkin gausah diceritain disni. tapi insyaAllah kekal kedepannya, aamiin.
Makasih ya ukhti-ukhti sayang, walaupun ngundang hampir 70 orang, yang dateng ngga lebih dari 30 orang, itu insyaAllah lebih dari cukup. mungkin mereka yang ngga dateng punya alasan sendiri.
terakhir ini adalah kejadian yang tiba-tiba membuka mata saya, menyadari bahwa selama ini ada yang salah dari diri saya, dan yang pertama kali saya ingat adalah "Ya Allah, Silmy udah salah banyak, kasih silmy kesempatan untuk berbuat lebih baik,"
jadi, hari Sabtu 20 Oktober 2012 pukul lebih kurang 14.35 aku melaju dengan motorku, motor abi lebih tepatnya dari rumah Kenny, harusnya hari ini ikut acara Dauroh Murobbi yang ummi suruh tapi, berhubung ada kejadian dramatis tadi, pulangnya aku undur, dan sampailah di belokkan PGC, yang terakhir aku pikirkan adalah "Hehe, kemaren boncengin Elsa lewat sini," dan tiba-tiba "BRUK!" motornya kesenggol orang, tubuhku ini terpelanting jauh menuju trotoar, ngga ketiban motor Alhamdulillah. tapi, yang pertama kali mendarat adalah tangan kiriku. hasil dari jatuh itu adalah kelingking kirinya agak bergeser sedikir, dagu kiri bengkak tapi belum tau kenapa, mungkin akibat benturan dan pinggang kiri biru lebam.
"Aku tak tahu ini musibah atau anugerah, aku hanya berprasangka baik kepada Allah," -Salim A Fillah.
cuma itu yang aku inget, biarlah orang mau bilang apa. biarlah sang penyenggol itu berlalu. biarlah luka ini menjadi penambah imanku, aamiin.
yang aku lakukan adalah langsung telepon ummi, dan ada mbak-mbak yang langsung nolongin, dikasih air hangat, dan tangan kiri ini gemetar menerimanya, Allah, ada apa? motornya giginya masuk, dan remnya hampir patah, spionpun juga pecah. fix, 3 bulan naik motor, 6x jatuh, 3x mecahin kaca spion. Alhamdulillah abi selalu sabar.
cukup lama menunggu, sang ibu memijat-mijat kelingkingku, Allah.. ini rasanya sakit.
dan Abi datang bersama nida. aku pulang, langsung ke tempat urut. disini, belajar akan sebuah kesakitan memang pasti dirasakan untuk menuju kesembuhan.
diurut lebih sakit dari jatuhnya.
cuma itu yang bisa aku kasih tau,
sampai dirumah, ummi pulang dan memelukku, tiba-tiba saja air mata ini menetes. "Ummi, silmy takut.."
begitulah, ini sebuah takdir, aku percaya ini cara Allah menyayangiku. agar aku lebih berhati-hati. dan ngga boleh kapok bawa motor lagi, semangat. masih banyak PR kita, masih banyak pelajaran yang nunggu kita pelajarin.
Biarlah begitu adanya
xoxo
silmykaaffah
Subscribe to:
Posts (Atom)


